<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Perbedaan Kemampuan Motorik Peserta Didik yang Mengikuti Ekstrakurikuler Olahraga dan Non Olahraga di SD Negeri Deresan</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Adelian Ilham</mods:namePart><mods:namePart type="family">Novario</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan motorik peserta didik yang mengikuti ekstrakurikuler olahraga dan non olahraga di SD Negeri Deresan.&#13;
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif komparatif. Metode yang digunakan yaitu survei. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta ekstrakurikuler di SD Negeri Deresan yang berjumlah 93 peserta didik. Teknik sampling yang digunakan yaitu purposive sampling, dengan kriteria: (1) peserta ekstrakurikuler olahraga dan non olahraga di SD Negeri Deresan, (2) masih aktif mengikuti kegiatan ekstrakurikuler, berusia minimal 10 tahun. Berdasarkan kriteria tersebut, yang menjadi sampel yaitu 33 (putra 21, putri 12) peserta ekstrakurikuler olahraga dan 37 (putra 23, putri 14) peserta ekstrakurikuler non olahraga. Instrumen kemampuan motorik menggunakan Tes Motor Ability untuk Sekolah Dasar yang meliputi tes Suttle-run 4 x 10 meter (kelincahan), tes lempar tangkap bola jarak 1 meter dengan tembok (koordinasi), tes Stork Stand Positional Balance (keseimbangan), tes lari cepat 30 meter (kecepatan). Teknik analisis data yang digunakan adalah independent sample test 5% menggunakan bantuan SPSS 22 for windows.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan  kemampuan motorik peserta didik yang mengikuti ekstrakurikuler olahraga dan non olahraga di SD Negeri Deresan, dengan t hitung 7,607 dan t tabel (df 68) 1,995 dengan p-value 0,000 &lt; 0,05. Selisih kemampuan motorik peserta didik yang mengikuti ekstrakurikuler olahraga dan non olahraga sebesar 31,06, artinya bahwa kemampuan motorik peserta didik yang mengikuti ekstrakurikuler olahraga lebih baik daripada peserta didik yang mengikuti ekstrakurikuler non olahraga.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi</mods:classification><mods:classification authority="lcc">Pendidikan Guru Sekolah Dasar</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2025-03-24</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan;Pendidikan Jasmani Sekolah Dasar</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>