<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>STUDI KEBAHAGIAAN TINJAUAN DARI DEMOGRAFI: ANALISIS&#13;
PERBEDAAN KEBAHAGIAAN BERDASARKAN GENERASI, JENIS&#13;
KELAMIN, PENDIDIKAN, PENDAPATAN DAN LETAK GEOGRAFIS</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Reza</mods:namePart><mods:namePart type="family">Khoerunnisa</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Kebahagiaan merupakan konstruk psikologis yang bersifat subjektif, di mana&#13;
setiap individu memiliki definisi dan parameter kebahagiaan yang berbeda-beda.&#13;
Kebahagiaan tidak bersumber dari faktor tunggal, tetapi hasil interaksi dari berbagai&#13;
variabel yang kompleks. Variabel demografi menjadi faktor yang mampu&#13;
memprediksi kebahagiaan, sehingga kebahagiaan bisa digeneralisasi dalam sebuah&#13;
populasi. Sudah banyak yang melakukan penelitian perbedaan kebahagiaan yang di&#13;
tinjau dari faktor demografi, tetapi hasilnya masih bervariasi. Sehingga berdasarkan&#13;
hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan kebahagiaan&#13;
berdasarkan faktor demografi.&#13;
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian ex&#13;
post facto. Penelitian ini dilakukan di tiga daerah berbeda di Jawa Barat dengan&#13;
karakteristik keunikan masing-masing, daerah tersebut ada Bandung, Bekasi dan&#13;
Tasikmalaya, dengan sampel sebanyak 442 orang responden dari gabungan 3&#13;
daerah. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Teknik&#13;
pengumpulan data pada penelitian menggunakan kuesioner. Instrumen yang&#13;
digunakan yaitu Satisfaction with Life Scale (SWLS) dan Positive Affect and&#13;
Negative Affect Scale (PANAS). Teknik analisis data menggunakan anova.&#13;
Hasil secara keseluruhan menunjukan bahwa ada perbedaan kebahagiaan&#13;
berdasarkan faktor-faktor demografi. Hasil analisis secara parsial menunjukan&#13;
bahwa faktor demografi seperti generasi dan pendapatan terdapat perbedaan&#13;
kebahagiaan, sedangkan faktor lainnya diantaranya jenis kelamin, pendidikan dan&#13;
letak geografis tidak tidak terdapat perbedaan kebahagiaan. Terdapat interaksi yang&#13;
terjalin dari beberapa faktor demografi terhadap kebahagiaan diantaranya,&#13;
kelompok pertama ada faktor letak geografis dan pendapatan berinteraksi terhadap&#13;
kebahagiaan, kedua ada faktor generasi, pendidikan dan lokasi geografis yang&#13;
berinteraksi terhadap kebahagiaan, dan ketiga ada faktor jenis kelamin, generasi,&#13;
pendidikan dan lokasi geografis yang berinteraksi terhadap kebahagiaan.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">Psikologi</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2025</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Fakultas Psikologi;Psikologi</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>