%0 Thesis %9 S2 %A Prakoso, Emannuel Realeno Isyaalma Wahyu %A Universitas Negeri Yogyakarta, %B Psikologi %D 2025 %F UNY:91053 %I Fakultas Psikologi %K phubbing behavior, FOMO, self-control, moderasi, mahasiswa %T FEAR OF MISSING OUT (FOMO) DAN PHUBBING BEHAVIOR PADA MAHASISWA DI INDONESIA DENGAN SELF-CONTROL SEBAGAI VARIABEL MODERATOR %U http://eprints.uny.ac.id/91053/ %X Phubbing behavior merupakan fenomena yang kerap terjadi di kalangan mahasiswa. Salah satu faktor penyebab phubbing behavior adalah tingginya tingkat FOMO. Meskipun demikian, sejumlah penelitian terdahulu menunjukkan bahwa pengaruh FOMO terhadap phubbing behavior memiliki nilai koefisien (ß) yang tinggi dan adapula yang rendah. Tinggi rendahnya nilai koefisien ini mengindikasikan bahwa terdapat faktor lain yang turut memengaruhi pengaruh FOMO terhadap phubing behavior. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran self-control dalam memoderasi penagruh FOMO terhadap phubbing behavior pada mahasiswa di Indnesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan jenis penelitian survei. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa aktif di Indonesia dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah nonprobability jenis accidental sampling yang melibatkan 402 mahasiswa sebagai responden. Data yang digunakan dalam penelitian ini dikumpulkan dengan cara menyebarkan skala secara online melalui Google Form. Skala terdiri atas tiga instrumen, yaitu: Phubbing Behavior (PS-10) oleh Karadag, Fear Of Missing Out (FOMO) oleh Przybylski, dan Self-Control (BSCS) oleh Tangney. Validitas isi ditentukan dengan rumus Gregory dan menghasilkan nilai 1 baik pada instrumen phubbing behavior, instrumen FOMO, maupun instrumen self-control. Selain itu, reliabilitas pada ketiga instrumen berada dikategori sangat tinggi dengan nilai Cronbach’s Alpha instrumen phubbing behavior 0.906, FOMO 0.927 dan selfcontrol 0.952. Hasil penelitian ini adalah variabel self-control tidak mampu memoderasi pengaruh variabel FOMO terhadap variabel phubbing behavior. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa FOMO memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap phubbing behavior (β = 0.655, p < 0.000). Sementara itu, self-control juga memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap phubbing behavior (β = 0.279, p = 0.005). Namun, interaksi antara self-control dan FOMO tidak berpengaruh signifikan terhadap phubbing behavior (β = -0.005, p = 0.098). Artinya mahasiswa dengan self-control tinggi maupun rendah tidak mampu merubah pengaruh FOMO terhadap phubbing behavior. Oleh karena itu, dianjurkan pada penelitian yang akan datang untuk mengeksplorasi faktor lain sebagai variabel moderator seperti pembatasan waktu penggunaan handphone, social media addiction, kecenderungan kebosanan, konformitas, dan faktor demografi.