<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>PENGARUH PEER SOCIAL SUPPORT TERHADAP SOCIAL WELL-BEING&#13;
DENGAN SAVORING SEBAGAI VARIABEL MODERATOR PADA REMAJA</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">KHILDAH MAJIDAH</mods:namePart><mods:namePart type="family">BILLAH</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Fenomena rendahnya social well-being akibat perkembangan dan kemajuan&#13;
teknologi menimbulkan dampak negatif pada remaja sehingga tidak merasa terhubung&#13;
secara sosial. Beberapa penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa peer social&#13;
support berpengaruh terhadap social well-being meskipun penelitian lain tidak&#13;
mendukung. Penelitian ini menduga bahwa terdapat faktor lain (moderator) yang turut&#13;
mempengaruhi variabel peer social support terhadap social well-being yaitu savoring.&#13;
Tujuan penelitian ini untuk menguji pengaruh peer social support terhadap social wellbeing dengan savoring sebagai variabel moderator.&#13;
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis survei. Penelitian&#13;
ini dilakukan pada siswa SMA/MAN di kota Yogyakarta dengan jumlah sampel&#13;
sebanyak 291 siswa. Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik&#13;
cluster random sampling, sedangkan pengumpulan data penelitian ini menggunakan&#13;
skala peer social support, social well-being dan savoring. Validitas instrumen&#13;
menggunakan validitas isi, validitas konstruk dan reliabilitas berdasarkan Alpha&#13;
Cronbach dengan α skala peer social support = 0.947, α skala social well-being = 0.814&#13;
dan α skala savoring = 0.791. Teknik analisis data menggunakan macro PROCESS by&#13;
Andrew F. Hayes.&#13;
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi antara savoring&#13;
dan peer social support terhadap social well-being. Hal tersebut menunjukkan bahwa&#13;
variabel savoring tidak dapat memoderasi pengaruh peer social support terhadap social&#13;
well-being pada remaja. Oleh karena itu, dapat diambil kesimpulan bahwa savoring&#13;
tidak dapat mengubah pengaruh peer social support terhadap social well-being pada&#13;
remaja.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">Psikologi</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2025</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Fakultas Psikologi;Psikologi</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>