<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>PERCEIVED ORGANIZATIONAL SUPPORT DAN KNOWLEDGE&#13;
SHARING SEBAGAI PREDIKTOR PERILAKU KERJA INOVATIF PADA&#13;
GURU SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN DI KABUPATEN&#13;
KEBUMEN</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Farahita Saffa</mods:namePart><mods:namePart type="family">Nadia</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Perilaku kerja inovatif pada guru merupakan faktor penentu untuk mencapai&#13;
keunggulan kompetitif dan keberhasilan organisasi, khususnya pada organisasi&#13;
sekolah. Terdapat tuntutan bagi guru SMK untuk mempersiapkan siswa yang&#13;
mempunyai kompetensi sesuai dengan dunia kerja. Akan tetapi, mayoritas guru&#13;
masih cenderung enggan melakukan inovasi dalam bekerja dan berdampak pada&#13;
mutu tamatan SMK yang masih tergolong rendah, serta menjadi indikasi&#13;
ketidaksiapan siswa memasuki dunia kerja. Kecenderungan pada guru yang enggan&#13;
melakukan inovasi dalam bekerja diduga berasal dari rendahnya perceived&#13;
organizational support dan belum terdapat knowledge sharing pada guru. Oleh&#13;
karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perceived&#13;
organizational support dan knowledge sharing sebagai prediktor perilaku kerja&#13;
inovatif guru sekolah menengah kejuruan di Kabupaten Kebumen.&#13;
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian&#13;
survei. Subjek dalam penelitian ini adalah guru sekolah menengah kejuruan di&#13;
Kabupaten Kebumen sejumlah 277 subjek, dengan teknik pengambilan sampel&#13;
multistage random sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini&#13;
adalah modifikasi dari Innovative Work Behavior Scale dari Jong dan Hartog&#13;
(2010), Survey of perceived organizational support (SPOS) dari Eisenberger et al.,&#13;
(1986), dan Knowledge sharing behavior scale dari Kim et al., (2013). Uji validitas&#13;
isi dilakukan dalam penelitian ini dengan analisis Gregory, dan memperoleh skor 1&#13;
(&gt; 0,8). Uji Reliabilitas menggunakan Alpha Croncbach’s dan memperoleh hasil&#13;
pada skala Innovative Work Behavior Scale adalah 0,899, Survey of perceived&#13;
organizational support (SPOS) adalah 0,926 dan Knowledge sharing behavior&#13;
scale adalah 0,842. Analisis data menggunakan uji regresi linear berganda&#13;
menggunakan program SPSS Versi 25.0.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) perceived organizational support&#13;
dan knowledge sharing menjadi prediktor perilaku kerja inovatif pada guru sekolah&#13;
menengah kejuruan, secara simultan, perceived organizational support dan&#13;
knowledge sharing berpengaruh sebesar 43,4% terhadap perilaku kerja inovatif; 2)&#13;
perceived organizational support menjadi prediktor perilaku kerja inovatif dengan&#13;
memberikan sumbangan efektif sebesar 13,53% terhadap perilaku kerja inovatif; 3)&#13;
knowledge sharing menjadi prediktor perilaku kerja inovatif dengan memberikan&#13;
sumbangan efektif sebesar 30,35% terhadap perilaku kerja inovatif. Oleh karena&#13;
itu, penting bagi pihak sekolah untuk memberikan dukungan kepada guru dalam&#13;
bekerja dan membentuk knowledge sharing guru, yang berperan untuk menciptakan&#13;
perilaku inovatif guru sekolah menengah kejuruan dalam bekerja.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">Psikologi</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2025</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Fakultas Psikologi;Psikologi</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>