<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>HARGA DIRI DAN PERBANDINGAN SOSIAL SEBAGAI PREDIKTOR&#13;
TERHADAP CITRA TUBUH PADA REMAJA PEREMPUAN</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">RESHA</mods:namePart><mods:namePart type="family">RESHA</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar harga diri dan&#13;
perbandingan sosial mampu memprediksi citra tubuh pada remaja perempuan.&#13;
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian&#13;
korelasional. Subjek penelitian ini berjumlah 100 orang remaja berjenis kelamin&#13;
perempuan yang berusia di rentan usia 16-21 tahun. Penelitian ini berlokasi di&#13;
Yogyakarta. Teknik sampling yang digunakan ialah cluster random sampling.&#13;
Teknik pengambilan data penelitian ini menggunakan metode kuesioner dengan&#13;
instrumen skala RSS (Rosenberg Self-Esteem), INCOM (Iowa Netherland&#13;
Comparison Orientation Measure) dan PBIAS (Positive Body Image Adolescent&#13;
Scale) yang ketiganya diadaptasi ke dalam bahasa Indonesia. Pengujian reliabilitas&#13;
menggunakan Alpha Cronbach dengan nilai koefisien reliabilitas pada 0.875, 0.857&#13;
dan 0.950. Analisis data menggunakan teknik regresi linear berganda dengan&#13;
bantuan software IBM SPSS versi 26.&#13;
Hasil penelitian menunjukan bahwa hipotesis diterima. Dengan hasil nilai R 0,642&#13;
dan R2 0,412 serta nilai signifikansi sebesar 0,000 (&lt;0,05). Maka harga diri dan&#13;
perbandingan sosial secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan&#13;
terhadap citra tubuh pada remaja perempuan. Hal tersebut memiliki makna bahwa,&#13;
harga diri dan perbandingan sosial mampu memprediksi citra tubuh pada remaja&#13;
perempuan sebesar 41,2% dan sedangkan sisanya 58,8% dipengaruhi oleh faktor&#13;
lain. Penelitian ini diharapkan mampu untuk meyakinkan remaja perempuan agar&#13;
mempertahankan sikap positif dalam menghargai kelebihan dan kekurangan&#13;
sebagai bentuk dari penerimaan citra tubuh yang positif.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">Psikologi</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2024</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Fakultas Psikologi;Psikologi</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>