    {
      "documents": [
          {
            "mime_type": "application\/pdf",
            "security": "validuser",
            "pos": 1,
            "rev_number": 2,
            "placement": 1,
            "language": "en",
            "eprintid": 90782,
            "main": "disertasi_ridwan santoso_21701261025.pdf",
            "format": "text",
            "uri": "http:\/\/eprints.uny.ac.id\/id\/document\/677126",
            "files": [
                {
                  "hash": "8c0de18a3d4c2cd61d1cdf339fc330c7",
                  "datasetid": "document",
                  "filename": "disertasi_ridwan santoso_21701261025.pdf",
                  "objectid": 677126,
                  "hash_type": "MD5",
                  "mtime": "2026-06-23 07:04:19",
                  "mime_type": "application\/pdf",
                  "filesize": 2099154,
                  "uri": "http:\/\/eprints.uny.ac.id\/id\/file\/1403633",
                  "fileid": 1403633
                }
            ],
            "docid": 677126
          }
      ],
      "abstract": "Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menghasilkan konstruk instrumen \r\npenilaian antikorupsi yang belum ada untuk siswa sekolah menengah atas. (2) \r\nMenghasilkan instrumen yang berkualitas untuk penilaian karakter antikorupsi \r\nuntuk siswa sekolah menengah atas. (3) Menghasilkan instrumen yang praktis \r\nuntuk penilaian karakter antikorupsi siswa Sekolah Menengah Atas. (4) \r\nMenemukan profil karakter antikorupsi pada setiap diri siswa di Sekolah Menengah \r\nAtas.\r\nPenelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan mengkuti model \r\nADDIE dan model pengembangan instrumen Mardapi dengan produk instrumen \r\npenilaian. Tahapan pengembangan instrumen ini meliputi 12 tahapan yakni analisis \r\nkebutuhan, kajian literatur, menentukan spesifikasi instrumen, menulis instrumen, \r\nmenentukan skala instrumen, menentukan sistem penskoran, menelaah instrumen, \r\nmelakukan uji coba, menganalisis instrumen, merakit instrumen, melaksanakan \r\npengukuran, menafsirkan hasil pengukuran. Analisis kebutuhan melibatkan tiga \r\nguru Pendidikan Antikorupsi. Uji validitas isi dilakukan dengan melibatkan enam\r\nahli di bidang pengukuran dan karakter. Uji kepraktisan produk dilakukan kepada \r\nlima guru Pendidikan Antikorupsi. Uji coba produk dilakukan dengan dua tahap \r\nyaitu uji coba terbatas dan uji coba luas. Uji coba terbatas dilakukan kepada 54\r\nsiswa dan uji coba skala luas dilakukan kepada 441 siswa.\r\nHasil penelitian ini (1) Konstruk instrumen penilaian karakter antikorupsi \r\nmencakup dimensi jujur, peduli, mandiri, disiplin, tanggung jawab, kerja keras, \r\nsederhana, berani, dan adil. (2) Hasil dari pembuktian validitas isi instrumen \r\nmendapat skor 0,83 hingga 1 dengan hasil valid. Uji validitas konstruk dengan uji \r\nvaliditas konvergen diperoleh hasil nilai factor loading > 0,4, nilai AVE > 0,5, \r\nmendapatkan skor t-statistic > 1,96, dan P-value < 0,05. Sedangkan pembuktian \r\nvaliditas diskriminan diperoleh bukti nilai akar AVE > dari korelasi terhadap \r\ndimensi yang lainnya, nilai HTMT < 0,9, dan nilai Cross Loading diperoleh paling \r\nbesar pada dimensi yang diukurnya. Hal itu membuktikan bahwa instrumen \r\nmemenuhi kriteria validitas yang baik. Pembuktian reliabilitas diperoleh nilai \r\nComposite Reliability (CR) > 0,7 pada masing-masing dimensi dengan skor 0,711 \r\nhingga 0,845, yang membuktikan bahwa instrumen memenuhi kriteria reliabilitas \r\nyang baik. (3) Instrumen mendapatkan nilai kepraktisan 3,73 pada kategori sangat \r\npraktis. (4) Profil karakter antikorupsi siswa secara komprehensif diperoleh hasil \r\n115 siswa sangat baik, 257 siswa baik, 40 siswa cukup baik, dan 2 siswa tidak baik. \r\nSecara detail dari sembilan dimensi karakter antikorupsi hanya pada dimensi \r\nsederhana, adil, dan tanggung jawab mayoritas siswa mampu mencapai profil \r\nkarakter antikorupsi sangat baik, sedangkan pada enam dimensi lainnya yakni \r\ndimensi mandiri, peduli, disiplin, jujur, kerja keras, dan berani mayoritas siswa \r\nhanya mampu mencapai profil karakter level tiga yaitu level baik.",
      "date_type": "published",
      "status_changed": "2026-06-23 07:11:06",
      "metadata_visibility": "show",
      "rev_number": 10,
      "eprint_status": "archive",
      "title": "Pengembangan Instrumen Penilaian Karakter Antikorupsi Siswa Sekolah Menengah Atas.",
      "full_text_status": "restricted",
      "eprintid": 90782,
      "lastmod": "2026-06-23 07:11:06",
      "userid": 1290,
      "thesis_type": "disertasi",
      "keywords": "Instrumen, Penilaian, Pendidikan, Karakter, Antikorupsi",
      "uri": "http:\/\/eprints.uny.ac.id\/id\/eprint\/90782",
      "dir": "disk0\/00\/09\/07\/82",
      "subjects": [
        "C15",
        "D2",
        "pend_bimbingan",
        "pend_konseling"
      ],
      "department": "Ilmu Pendidikan",
      "institution": "Sekolah Pascasarjana",
      "type": "thesis",
      "divisions": [
        "pps_lit_evazdik"
      ],
      "creators": [
        {
          "name": {
            "lineage": null,
            "given": "Ridwan",
            "honourific": null,
            "family": "Santoso"
          }
        },
        {
          "name": {
            "lineage": null,
            "honourific": null,
            "given": "Mukhamad",
            "family": "Murdiono"
          }
        }
      ],
      "ispublished": "pub",
      "datestamp": "2026-06-23 07:11:06",
      "date": "2026-01-29"
    }