<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Pengembangan Model Pembelajaran Seni Musik Berbaasis Catur Sentra &#13;
Pendidikan di Sekolah Dasar.</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Sritanto</mods:namePart><mods:namePart type="family">Sritanto</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Suminto A</mods:namePart><mods:namePart type="family">Sayuti</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan model &#13;
pembelajaran seni musik berbasis Catur Sentra Pendidikanyang memenuhi kriteria &#13;
layak, praktis, dan efektif untuk meningkatkan kemampuan dan keberanian peserta &#13;
didik dalam bernyanyi.&#13;
Jenis Penelitian ini adalah Research&amp;Development, menggunakan model&#13;
ADDIE dengan tahapan sebagai berikut: (1) Analyze; (2) Design; (3). Develop; (4) &#13;
Implement; dan (5) Evaluate. Teknik pengumpulan data dengan observasi, &#13;
wawancara, dokumentasi, dan kuesioner. Validasi instrumen dan produk dengan &#13;
bantuan penilaian dari ahli/pakar (expert judgement), sementara reliabilitas &#13;
instrumen menggunakan rumus Alpha Cronbach. Analisis data dilakukan secara &#13;
kuantitatif dan kualitatif. Uji efektifitas produk dilakukan melalui uji coba &#13;
kelompok kecil dan kelompok besar, dengan “one group pretest-posttest design”.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler seni musik di &#13;
Sekolah Dasar, kemampuan dan keberanian bernyanyi peserta didik dibangun &#13;
dengan mengkonstruksi potensi peserta didik melalui pembelajaran di kelas &#13;
(sekolah), di lingkungan keluarga, dan ligkungan masyarakat. Model pembelajaran &#13;
Project Based Learning (PjBL) yang diterapkan di kelas menjadi model yang &#13;
sengaja dipilih guna menciptakan peserta didik aktif mengikuti kegiatan &#13;
ektrakurikuler seni musik secara mandiri maupun kelompok. Pembelajaran &#13;
diciptakan dengan lebih banyak menuntut aktivitas belajar peserta didik baik di &#13;
sekolah, keluarga, maupun masyarakat yang didukung dengan bantuan teknologi &#13;
membuat pengalaman belajar mereka menjadi lebih banyak dan komprehensip, &#13;
sehingga kemapuan dan keberanian peserta didik dalam bernyanyi menjadi lebih &#13;
baik. Dengan demikian, penelitian ini menemukan bahwa konsep “Tri Sentra &#13;
Pendidikan” Ki Hadjar Dewantara yang dikolaborasikan dengan teknologi, &#13;
selanjutnya disebut “Catur Sentra Pendidikan” menjadi sebuah model pembelajaran &#13;
baru yang layak, praktis, dan efektif dalam meningkatkan kemampuan dan &#13;
keberanian peserta didik dalam bernyanyi.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">Pendidikan Dasar</mods:classification><mods:classification authority="lcc">Seni Musik</mods:classification><mods:classification authority="lcc">Olahraga</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-01-29</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Sekolah Pascasarjana;Ilmu Pendidikan</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>