<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>PERAN BUDAYA KATOBA TERHADAP PEMBENTUKAN&#13;
SPRITUALITAS DI ERA MODERNISASI PADA MASYARAKAT ETNIS&#13;
MUNA DI SULAWESI TENGGARA</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">La Ode Muhammad Ihsan</mods:namePart><mods:namePart type="family">Thamrin</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Spiritualitas bersifat abstrak dan subjektif karena dipengaruhi oleh&#13;
lingkungan. Budaya dan agama memegang peranan yang penting terhadap&#13;
pembetukan spiritualitas. Budaya Katoba adalah pendidikan ahlak dengan&#13;
menanamkan nilai-nilai moral yang bersumber dari ajaran Islam. Teknologi&#13;
informasi dan sistem pendidikan modern merupakan tantangan yang menyebabkan&#13;
masalah dalam pemahaman etnis Muna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui&#13;
gambaran peran budaya Katoba terhadap pembentukan spiritualitas masyarakat&#13;
etnis Muna Sulawesi Tenggara di tengah perkembangan modernisasi&#13;
Metode penelitian menggunakan desain kualitatif dengan teknik etnografi.&#13;
Lokasi penelitian berada di Kecamatan Batalaworu, Lohia, Watopute, Katobu,&#13;
Parigi dan di Kota Kendari yaitu Kecamatan Kambu dan Bonggoeya. Informan&#13;
terdiri dari; tokoh masyarakat/tokoh adat, akademisi, orangtua/wali yang anaknya&#13;
pernah menjalani ritual Katoba dan usia 6-11, 18-40, 41-60 tahun yang telah&#13;
melaksanakan ritual Katoba. Sumber didapatkan melalui informan dengan&#13;
menggunakan wawancara mendalam dan dokumentasi serta catatan etnografi dari&#13;
tokoh masyarakat/imam dan akademisi dengan topik nilai spritualitas dan budaya&#13;
Katoba. Analisis data menggunakan analisis domain tentang gambaran umum&#13;
terbentuknya perilaku spiritualitas dalam masyarakat.&#13;
Hasil penelitian menunjukan bahwa terbentuknya spirutualitas pada etnis&#13;
Muna awalnya disebabkan oleh budaya Katoba, namun modernisasi saat ini&#13;
mempunyai pengaruh terutama penggunaan hand phone serta pendidikan formal.&#13;
Pelaksanaan ritual masih dijalankan akan tetapi nilai budaya Katoba mulai&#13;
tergantikan oleh modernisasi. Bahasa daerah Muna sebagai penyampai pesan dan&#13;
nilai bergeser menggunakan bahasa Indonesia, hal ini membetuk perilaku baru&#13;
dalam masyarakat etnis Muna.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">Psikologi</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2023</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Fakultas Psikologi;Psikologi</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>