%0 Thesis %9 S2 %A MAHARDIKA, AGUNG %A Universitas Negeri Yogyakarta, %B Psikologi %D 2023 %F UNY:90709 %I Fakultas Psikologi %K identitas sosial, seniman, bidang seni, reyog Ponorogo %T IDENTITAS SOSIAL SENIMAN DARI BERBAGAI BIDANG PADA KESENIAN REYOG PONOROGO (STUDI KASUS PADA YAYASAN REYOG PONOROGO) %U http://eprints.uny.ac.id/90709/ %X Seniman Reyog dari berbagai bidang seni merasa kelompoknya memiliki eksistensi. Hal tersebut menyebabkan pelestarian Reyog Ponorogo tidak dilakukan secara berdampingan dan seirama. Proses berpikir yang melibatkan peran individu terhadap eksistensi kelompok dijelaskan dalam identitas sosial. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui sosial Seniman dari berbagai bidang pada kesenian Reyog Ponorogo. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian adalah seniman dari lima bidang yaitu tari, musik, pengrajin, tata rias busana dan seni kerakyatan. Data dikumpulkan melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumen. Keabsahan data diperoleh melalui pembandingan hasil pengamatan dengan wawancara dituangkan dalam hasil penelitian dan pembahasan yang diperkuat dengan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui pengkodean, kategorisasi dan interpretasi. Hasil penelitian menunjukan berbagai macam identitas sosial seniman dari berbagai bidang pada Kesenian Reyog Ponorogo. Identitas Sosial seniman memunculkan proses berfikir individu yang merasa kelompoknya lebih menonjol dalam pelestarian Kesenian Reyog Ponorogo. Karakter yang dibangun oleh keanggotaan kelompok tersebut akan mendominasi untuk mengubah lingkungannya. Adanya perbedaan cara pandang tersebut, setiap bidang merasa bahwa memiliki daya tarik tersendiri secara independen. Daya tarik yang dihasilkan oleh para seniman akan mengaktualisasikan kebanggaan berdasarkan keunikan yang dimilikinya. Hal tersebut juga didukung dengan eksistensi Kesenian Reyog Ponorogo yang telah dikenal hingga mancanegara. Perkembangan eksistensi pelestarian Kesenian Reyog Ponorogo menjadi upaya masing-masing bidang untuk turut serta berinovasi. Ragam aktifitas inovatif yang dihasilkan akan memberikan manfaat sebagai nilai lebih dari suatu kelompok. Identitas sosial seniman dari berbagai bidang pada kesenian Reyog Ponorogo dikaji dalam proses terbentuknya, komponen pembentuk, faktor yang berpengaruh, dan fungsi. Proses terbentuknya berasal dari kategorisasi sosial, prototype, dan depersonalisasi. Komponen pembentuk dapat difahami dengan adanya identifikasi, klasifikasi, dan perbandingan. Faktor yang mempengaruhi terdiri dari optimalisasi kekhasan, perilaku kelompok, perkembangan personalitas, dan perbedaan proses berpikir. Identitas sosial berfungsi untuk mendapatkan pengakuan, kebijaksanaan, dan menemukan jati diri.