<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>PENGARUH QUALITY OF SCHOOL LIFE (QSL) AND BURNOUT&#13;
TERHADAP KESEJAHTERAAN SUBJEKTIF PADA ANGGOTA&#13;
HIMPUNAN PENDIDIK ANAK USIA DINI (HIMPAUDI)&#13;
DI KECAMATAN UMBULHARJO</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">DEWI</mods:namePart><mods:namePart type="family">PRATIWI</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Quality Of School Life&#13;
(QSL) and Burnout secara bersama-sama terhadap kesejahteraan subjektif pada anggota&#13;
HIMPAUDI di Kecamatan Umbulharjo; pengaruh QSL terhadap kesejahteraan&#13;
subjektif pada anggota HIMPAUDI di Kec. Umbulharjo; dan pengaruh burnout&#13;
terhadap kesejahteraan subjektif pada anggota HIMPAUDI di Kec. Umbulharjo.&#13;
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Instrumen yang digunakan&#13;
adalah Skala Kualitas Kehidupan di Sekolah (Quality Of School Life/QSL), Skala&#13;
Kelelahan Fisik Guru/Pendidik menggunakan skala (MBI/Maslach Burnout Inventory)&#13;
dan Skala Kesejahteraan Subjektif (Subjectif Well Being/SWB) menggunakan skala&#13;
SPANE. Nilai validitas QSL sebesar 0,707 dan reliabilitasnya sebesar 0,850, untuk&#13;
Burnout validitasnya sebesar 0,643 dan reliabilitasnya 0,856 dan untuk Skala&#13;
Kesejahteraan Subjektif validitasnya 0,658 dan relibilitasnya 0,749. Populasi dalam&#13;
penelitian ini adalah seluruh guru/pendidik yang menjadi anggota HIMPAUDI di Kec.&#13;
Umbulharjo, dengan Teknik pengambilan sampel simple random sampling, sampel&#13;
berjumlah 100 anggota. Analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda.&#13;
Hasil uji F diperoleh f hitung (21,845) dengan tingkat signifikansi 0,000 ≤ 0,05,&#13;
dapat disimpulkan ada pengaruh Quality Of School Life (QSL) and burnout secara&#13;
simultas Terhadap Kesejahteraan Subjektif, artinya jika Quality Of School Life (QSL)&#13;
dan Burnout dapat memprediksikan Kesejahteraan subjektif responden. Hasil penelitian&#13;
untuk pengaruh Quality Of School Life (QSL) terhadap kesejahteraaan sosial diperoleh&#13;
nilai t hitung (5,248) dengan nilai signifikansi 0,000 ≤ 0,05, disimpulkan variabel&#13;
Quality Of School Life (QSL) mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap&#13;
kesejahteraaan subjektif, dengan demikian Quality Of School Life (QSL) dapat&#13;
memprediksikan kesejahteraaan subjektif. Hasil penelitian untuk pengaruh burnout&#13;
terhadap kesejahteraan sosial diperoleh nilai t hitung (-3,759) dengan nilai signifikansi&#13;
0,000 ≤ 0,05, disimpulkan bahwa variabel burnout mempunyai pengaruh negatif dan&#13;
signifikan terhadap kesejahteraan subjektif, hasil tersebut menunjukkan burnout&#13;
mampu memprediksikan kesejahteraan subjektif.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">Psikologi</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2023</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Fakultas Psikologi;Psikologi</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>