<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>KEPRIBADIAN OPENNESS SEBAGAI MEDIATOR PENGARUH&#13;
DUKUNGAN SOSIAL TERHADAP KESEJAHTERAAN SUBJEKTIF</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Hannah Fithrotien Salsabila</mods:namePart><mods:namePart type="family">Nadiani</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Kesejahteraan subjektif awalnya dianggap menjadi tolak ukur individu&#13;
dalam mencapai kepuasan dalam hidup yang stabil. Akan tetapi kemudian&#13;
terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi penurunan dan peningkatan&#13;
kesejahteraan subjektif, seperti dukungan sosial dan kepribadian. Penelitian ini&#13;
bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepribadian openness sebagai mediator&#13;
pengaruh dukungan sosial terhadap kesejahteraan subjektif.&#13;
Penelitian ini menggunakan jenis ex-post facto. Tempat penelitian di&#13;
SMAN 1 Kabupaten Pacitan yang melibatkan sampel 237 siswa. Untuk&#13;
pengumpulan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Pengambilan&#13;
data menggunakan beberapa skala yaitu skala kepribadian openness, skala&#13;
dukungan sosial, dan skala kesejahteraan subjektif. Validasi instrumen&#13;
menggunakan validitas alat ukur sebelumnya dan reliabilitas berdasarkan&#13;
koefisien Cronbach Alpha. Analisis data menggunakan regresi berganda dengan&#13;
kriteria taraf signifikansi 0.05.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif yang&#13;
signifikan kepribadian openness sebagai mediator pengaruh dukungan sosial&#13;
terhadap kesejahteraan subjektif. Model mediasi dalam penelitian ini diketahui&#13;
sebagai mediasi sempurna karena nilai pada jalur c’ yaitu variabel dukungan&#13;
sosial dengan kesejahteraan subjektif kemudian dimasukkan variabel kepribadian&#13;
openness ditemukan hasil yang tidak signifikan. Persentase sumbangan pengaruh&#13;
variabel dukungan sosial terhadap variabel kesejahteraan subjektif yang awalnya&#13;
sebesar 22.7% menjadi 49.2% setelah memasukkan kepribadian openness sebagai&#13;
mediator.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">Psikologi</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2022</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Fakultas Psikologi;Psikologi</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>