<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN ECOLITERACY SECARA&#13;
BLENDED LEARNING (ECOBLEND) UNTUK MENINGKATKAN&#13;
KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN SISWA SD</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">NINGRUM</mods:namePart><mods:namePart type="family">PERWITASARI</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Pendidikan di Sekolah Dasar (SD) menjadi pendidikan formal pertama&#13;
siswa memperoleh pengetahuan, sikap dan keterampilan dasar, khususnya dalam&#13;
pembelajaran IPA. Salah satu bagian dari pengetahuan, sikap dan keterampilan&#13;
penting tersebut adalah karakter peduli lingkungan siswa. Hasil penelitian&#13;
pendahuluan menunjukkan karakter peduli lingkungan siswa masih rendah, salah&#13;
satunya dipengaruhi pemanfaatan model pembelajaran yang belum maksimal,&#13;
terutama yang membahas ranah keberlanjutan dalam menjaga lingkungan.&#13;
Berdasarkan hal tersebut, dibutuhkan model pembelajaran yang dapat digunakan&#13;
siswa untuk meningkatkan karakter peduli lingkungan siswa. Penelitian ini&#13;
bertujuan untuk: (1) menemukan bagaimana penerapan karakter peduli&#13;
lingkungan di SD saat ini, (2) menghasilkan model pembelajaran ecoliteracy&#13;
secara blended learning (ECOBLEND) yang layak untuk meningkatkan karakter&#13;
peduli lingkungan siswa, (3) dan mengungkapkan kepraktisan model&#13;
pembelajaran ecoliteracy secara blended learning (ECOBLEND) untuk&#13;
meningkatkan karakter peduli lingkungan siswa, (4) dan mengungkapkan&#13;
keefektifan model pembelajaran ecoliteracy secara blended learning&#13;
(ECOBLEND),&#13;
Penelitian dilakukan mengikuti prosedur pengembangan dari Borg and Gall&#13;
(1983: 775) yang terdiri atas sepuluh tahapan, yaitu: (1) research and information&#13;
collecting, (2) planning, (3) develop preliminary form of product, (4) preliminary&#13;
field testing, (5) main product revision, (6) main field testing, (7) operational&#13;
product revision, (8) operational field testing, (9) final product revision, dan (10)&#13;
dissemination and implementation. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SD di&#13;
DIY. Data yang dikumpulkan berupa data wawancara, analisis kebutuhan,&#13;
observasi model pembelajaran, data validitas model pembelajaran, keterlaksanaan&#13;
model pembelajaran, dan tes dan angket karakter peduli lingkungan siswa.&#13;
Instrumenyang digunakan adalah angket, lembar observasi, panduan wawancara&#13;
dan tes karakter peduli lingkungan. Teknik analisi data yang digunakan adalah&#13;
analisis deskriptif dan inferensial (t test) dan uji gain score.&#13;
Temuan penelitian dan pengembangan ini sebagai berikut: (1) penerapan&#13;
karakter peduli lingkungan di SD saat ini dilakukan melalui program sekolah dan&#13;
proses pembelajaran, (2) model pembelajaran ecoliteracy secara blended learning&#13;
(ECOBLEND) yang layak, (3) model pembelajaran ecoliteracy secara blended&#13;
learning dinyatakan praktis untuk digunakan, (4) dan model pembelajaran&#13;
ecoliteracy secara blended learning (ECOBLEND) dinyatakan efektif untuk&#13;
mengembangkan karakter peduli lingkungan siswa. Kesimpulan dari penelitian&#13;
pengembangan ini adalah menghasilkan produk berupa model pembelajaran&#13;
ecoliteracy secara blended learning (ECOBLEND) yang layak, efektif dan praktis&#13;
dalam meningkatkan karakter peduli lingkungan siswa.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">Pendidikan Dasar</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2023</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Fakultas Ilmu Pendidikan;Pendidikan Sekolah Dasar</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>