    {
      "datestamp": "2026-04-09 02:33:05",
      "subjects": [
        "D1"
      ],
      "documents": [
          {
            "pos": 1,
            "uri": "http:\/\/eprints.uny.ac.id\/id\/document\/676967",
            "files": [
                {
                  "filename": "fulltext_zela septikasari_21706261040.pdf",
                  "mtime": "2026-04-09 02:30:28",
                  "datasetid": "document",
                  "filesize": 394707,
                  "hash_type": "MD5",
                  "fileid": 1401557,
                  "hash": "4df482d67e995d8e60685fa3bc8a40ef",
                  "objectid": 676967,
                  "mime_type": "application\/pdf",
                  "uri": "http:\/\/eprints.uny.ac.id\/id\/file\/1401557"
                }
            ],
            "main": "fulltext_zela septikasari_21706261040.pdf",
            "eprintid": 90595,
            "placement": 1,
            "docid": 676967,
            "security": "validuser",
            "mime_type": "application\/pdf",
            "rev_number": 2,
            "language": "en",
            "format": "text"
          }
      ],
      "full_text_status": "restricted",
      "eprintid": 90595,
      "divisions": [
        "fip_pgsd"
      ],
      "date": 2023,
      "type": "thesis",
      "status_changed": "2026-04-09 02:33:05",
      "institution": "Fakultas Ilmu Pendidikan",
      "userid": 71521,
      "corp_creators": [
        "Universitas Negeri Yogyakarta"
      ],
      "lastmod": "2026-04-09 02:33:05",
      "rev_number": 7,
      "date_type": "published",
      "dir": "disk0\/00\/09\/05\/95",
      "eprint_status": "archive",
      "ispublished": "pub",
      "title": "PENGEMBANGAN WEBSITE SIAGA PENDIDIKAN BENCANA\r\n(SIPENA) UNTUK MENINGKATKAN KESIAPSIAGAAN SISWA\r\nSEKOLAH DASAR DI KAWASAN RAWAN BENCANA",
      "department": "Pendidikan Sekolah Dasar",
      "metadata_visibility": "show",
      "creators": [
        {
          "name": {
            "given": "ZELA",
            "lineage": null,
            "family": "SEPTIKASARI",
            "honourific": null
          }
        }
      ],
      "thesis_type": "disertasi",
      "uri": "http:\/\/eprints.uny.ac.id\/id\/eprint\/90595",
      "keywords": "pengembangan, website siaga pendidikan bencana (sipena), pendidikan\r\nbencana, kesiapsiagaan, kawasan rawan bencana.",
      "abstract": "Tujuan penelitian ini adalah (1) Menemukan informasi data implementasi\r\nintegrasi pendidikan bencana di Sekolah Dasar saat ini, (2) Menemukan kelemahankelemahan dalam implementasi integrasi pendidikan bencana di Sekolah Dasar saat ini,\r\n(3) Menghasilkan website Siaga Pendidikan Bencana (SIPENA) untuk meningkatkan\r\nkesiapsiagaan siswa Sekolah Dasar di kawasan rawan bencana, (4) Mengetahui tingkat\r\nkelayakan website Siaga Pendidikan Bencana (SIPENA) untuk meningkatkan\r\nkesiapsiagaan siswa Sekolah Dasar di kawasan rawan bencana, (5) Mengetahui tingkat\r\nkepraktisan website Siaga Pendidikan Bencana (SIPENA) untuk meningkatkan\r\nkesiapsiagaan siswa Sekolah Dasar di kawasan rawan bencana, dan (6) Mengetahui\r\ntingkat keefektifan website Siaga Pendidikan Bencana (SIPENA) untuk meningkatkan\r\nkesiapsiagaan siswa Sekolah Dasar di kawasan rawan bencana.\r\nPenelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (R&D) model Borg &\r\nGall. Penelitian dan pengembangan ini dilaksanakan berdasarkan pada sepuluh langkah\r\nmodel pengembangan Borg & Gall (2003) yaitu (1) studi pendahuluan, (2) perencanaan,\r\n(3) pengembangan desain produk, (4) uji coba awal, (5) revisi produk awal, (6) uji coba\r\ndiperluas, (7) revisi produk utama, (8) uji coba operasional, (9) revisi produk akhir, (10)\r\ndiseminasi dan implementasi. Subjek uji coba awal sebanyak 16 siswa kelas IV SD N\r\nSrunen. Subjek uji coba diperluas 27 siswa kelas IV SD N Glagaharjo. Subjek uji\r\noperasional 19 siswa kelas IV SD N Kepuharjo, 17 siswa kelas IV SD N Umbulharjo 2,\r\ndan 28 siswa kelas IV SD N Kejambon 2. Pengumpulan data menggunakan skala\r\nkelayakan ahli media dan materi, angket kepraktisan guru, angket kepraktisan guru siswa,\r\npretest dan posttest kesiapsiagaan. Teknik analisis data menggunakan nilai rata-rata total\r\nskor masing-masing aspek dengan kategori kelayakan dan kepraktisan dengan standar\r\n2,51 kriteria layak dan praktis. Analisis keefektifan menggunakan nilai standar gain, dan\r\nanalisis kesiapsiagaan dilakukan dengan analisis diskriptif kualitatif dengan melakukan\r\nperbandingan setiap indikator kesiapsiagaan pada setiap sekolah dengan tingkat Kawasan\r\nRawan Bencana (KRB) yang berbeda.\r\nProduk yang dihasilkan berupa website Siaga Pendidikan Bencana (SIPENA)\r\nyang dapat meningkatkan kesiapsiagaan siswa Sekolah Dasar di kawasan rawan bencana.\r\nBeberapa temuan dalam penelitian ini yaitu: (1) Implementasi integrasi pendidikan\r\nbencana di Sekolah Dasar saat ini dilaksanakan oleh guru pada mata pelajaran yang\r\nmemuat materi kebencanaan seperti IPA tema gejala alam, dan IPS tema lingkungan.\r\nIntegrasi pendidikan bencana hanya dilaksanakan 2-3 kali selama satu semester, dan\r\nmenggunakan media serta sarana prasarana yang terbatas. (2) Kelemahan-kelemahan\r\ndalam implementasi integrasi pendidikan bencana di Sekolah Dasar saat ini adalah\r\nkurangnya media, sarana, prasarana, kapasitas guru, waktu, dan anggaran sekolah dalam\r\npelaksanaan pembelajaran integrasi pendidikan bencana. (3) Website Siaga Pendidikan\r\nBencana (SIPENA) terbukti dapat meningkatkan kesiapsiagaan siswa Sekolah Dasar di\r\nkawasan rawan bencana. Hal itu dibuktikan dari hasil pretest pada saat uji operasional\r\nmengidentifikasikan bahwa sekolah yang berada di Kawasan Rawan Bencana I, II, dan III\r\nsebelum dilaksanakan pembelajaran menggunakan Website Siaga Pendidikan Bencana\r\n(SIPENA) masih memiliki kesiapsiagaan yang “cukup siap”. Setelah melaksanakan\r\npembelajaran integrasi bencana dengan menggunakan Website Siaga Pendidikan Bencana\r\n(SIPENA) nilai posttest mengalami kenaikan signifikan dan menunjukkan kesiapsiagan “siap”. (4) Tingkat kelayakan website Siaga Pendidikan Bencana (SIPENA) untuk\r\nmeningkatkan kesiapsiagaan siswa Sekolah Dasar di kawasan rawan bencana yaitu\r\nberdasarkan hasil validasi ahli instrumen, ahli materi, dan ahli media yang secara\r\nkeseluruhan menghasilkan kriteria “sangat layak”. (5) Tingkat kepraktisan website Siaga\r\nPendidikan Bencana (SIPENA) untuk meningkatkan kesiapsiagaan siswa Sekolah Dasar\r\ndi kawasan rawan bencana diperoleh berdasarkan penilaian kepraktisan guru dan siswa\r\npada saat pembelajaran dengan menggunakan website Siaga Pendidikan Bencana\r\n(SIPENA) yang menghasilkan rata-rata kriteria “sangat praktis”. (6) Tingkat keefektifan\r\nwebsite Siaga Pendidikan Bencana (SIPENA) untuk meningkatkan kesiapsiagaan siswa\r\nSekolah Dasar di kawasan rawan bencana diperoleh dari penilaian standar gain pada saat\r\nuji operasional. Persentase nilai standar gain SD N Kepuharjo adalah 85%, SD N\r\nUmbulharjo 2 dengan persentase 76%, dan SD N Kejambon 2 dengan persentase 76%.\r\nHasil persentase nilai standar gain pada uji operasional menghasilkan kriteria “efektif”,\r\nsehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan website Siaga\r\nPendidikan Bencana (SIPENA) efektif untuk meningkatkan kesiapsiagaan siswa Sekolah\r\nDasar di kawasan rawan bencana."
    }