<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>MODEL PEMBELAJARAN ECOLITERACY PADA&#13;
SEKOLAH ADIWIYATA MANDIRI&#13;
(STUDI KASUS DI MADRASAH IBTIDAIYAH NEGERI 2 MADIUN)</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">ESTI YULI</mods:namePart><mods:namePart type="family">WIDAYANTI</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini mengeksplorasi pelaksanaan model pembelajaran ecoliteracy&#13;
yang ada di MIN 2 Madiun, dengan tujuan: 1) menmukan pelaksanaan model&#13;
pembelajaran ecoliteracy yang terintegrasi pada mata pelajaran utama; 2)&#13;
menemukan unsur dari model pembelajaran ecoliteracy yang diimplementasikan;&#13;
3) menemukan keunggulan dan kelemahan dari pelaksanaan model pembelajaran&#13;
ecoliteracy yang diimplementasikan; 4) menemukan model pembelajaran&#13;
ecoliteracy yang dapat diterapkan MIN 2 Madiun sebagai sekolah Adiwiyata&#13;
Mandiri beserta unsurnya.&#13;
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif studi kasus eksploratoris yang&#13;
berupaya mengungkap model pembelajaran ecoliteracy yang diterapkan di MIN 2&#13;
Madiun. Subyek penelitian adalah kepala sekolah, guru, siswa, dan orang tua siswa&#13;
MIN 2 Madiun. Data penelitian meliputi data pelaksanaan model pembelajaran&#13;
ecoliteracy di MIN 2 Madiun yang terintegrasikan dengan mata pelajaran lain,&#13;
unsur-unsur model pembelajaran ecoliteracy yang diterapkan di MIN 2 Madiun,&#13;
serta kelebihan dan kekurangannya. Instrumen penelitian yang digunakan adalah&#13;
pedoman wawancara, lembar observasi, dan lembar studi dokumen. Data yang&#13;
diperoleh dianalisis dengan langkah: mengolah, membaca, membuat kode,&#13;
menerapkan kode, menyajikan deskripsi tema, dan melakukan interpretasi.&#13;
Temuan dari penelitian ini adalah: 1) Pelaksanaan model pembelajaran&#13;
ecoliteracy di MIN 2 Madiun yang dilaksanakan secara terintegrasi dengan mata&#13;
pelajaran utama lain menggunakan pendekatan interdisipliner, saintifik,&#13;
kontekstual, dan partisipatif dengan model pembelajaran kooperatif, pembelajaran&#13;
langsung, penemuan, berbasis masalah (PBL), dan berbasis proyek (PjBL); 2)&#13;
unsur-unsur model pembelajaran ecoliteracy yang diterapkan meliputi langkahlangkah (sintaks), prinsip reaksi, sistem sosial, sistem pendukung, serta dampak&#13;
instruksional dan pengiring dari model sesuai dengan model pembelajaran yang&#13;
digunakan; 3) Keunggulan/kelebihan utama dari model pembelajaran adalah&#13;
pelibatkan semua unsur lingkungan, baik lingkungan sekolah, rumah, alam, baik&#13;
berupa tempat secara fisik maupun manusia yang ada di dalamnya. Kelemahan&#13;
pembelajaran dominan adalah kesulitan guru dalam merancang dan&#13;
mengimplementasikan pembelajaran kontekstual karena memerlukan waktu dan&#13;
pemikiran mendalam, fasilitas pendukung pembelajaran yang kurang memadai&#13;
untuk pelaksanaan pembelajaran kontekstual, serta kesulitan guru dalam merancang&#13;
materi ecoltieracy yang terintegrasi pada mata pelajaran lain; 4) Model&#13;
Pembelajaran Ecoliteracy Adiwiyata Berbasis Tempat (MPEABT) adalah model&#13;
pembelajaran ecoliteracy yang mempertimbangkan prinsip dan materi dalam&#13;
program adiwiyata serta menggunakan pendekatan berbasis tempat dengan&#13;
memanfaatkan lingkungan kelas, sekolah, wilayah, rumah tinggal, baik tempat&#13;
secara fisik maupun sosial/manusia.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">Pendidikan Dasar</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2023</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Fakultas Ilmu Pendidikan;Pendidikan Sekolah Dasar</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>