    {
      "documents": [
          {
            "pos": 1,
            "uri": "http:\/\/eprints.uny.ac.id\/id\/document\/676955",
            "placement": 1,
            "main": "fulltext_esti yuli widayanti_16706261007.pdf",
            "eprintid": 90539,
            "files": [
                {
                  "objectid": 676955,
                  "hash": "b435865b70e8fdffb095a2f7be9d331a",
                  "fileid": 1401426,
                  "uri": "http:\/\/eprints.uny.ac.id\/id\/file\/1401426",
                  "mime_type": "application\/pdf",
                  "filename": "fulltext_esti yuli widayanti_16706261007.pdf",
                  "filesize": 443555,
                  "mtime": "2026-04-07 01:41:47",
                  "datasetid": "document",
                  "hash_type": "MD5"
                }
            ],
            "security": "validuser",
            "docid": 676955,
            "language": "en",
            "rev_number": 2,
            "mime_type": "application\/pdf",
            "format": "text"
          }
      ],
      "subjects": [
        "D1"
      ],
      "datestamp": "2026-04-07 01:43:46",
      "date": 2023,
      "divisions": [
        "fip_pgsd"
      ],
      "eprintid": 90539,
      "full_text_status": "restricted",
      "userid": 71521,
      "institution": "Fakultas Ilmu Pendidikan",
      "status_changed": "2026-04-07 01:43:46",
      "type": "thesis",
      "lastmod": "2026-04-07 01:43:46",
      "corp_creators": [
        "Universitas Negeri Yogyakarta"
      ],
      "eprint_status": "archive",
      "dir": "disk0\/00\/09\/05\/39",
      "date_type": "published",
      "rev_number": 7,
      "creators": [
        {
          "name": {
            "family": "WIDAYANTI",
            "honourific": null,
            "lineage": null,
            "given": "ESTI YULI"
          }
        }
      ],
      "metadata_visibility": "show",
      "department": "Pendidikan Sekolah Dasar",
      "title": "MODEL PEMBELAJARAN ECOLITERACY PADA\r\nSEKOLAH ADIWIYATA MANDIRI\r\n(STUDI KASUS DI MADRASAH IBTIDAIYAH NEGERI 2 MADIUN)",
      "ispublished": "pub",
      "abstract": "Penelitian ini mengeksplorasi pelaksanaan model pembelajaran ecoliteracy\r\nyang ada di MIN 2 Madiun, dengan tujuan: 1) menmukan pelaksanaan model\r\npembelajaran ecoliteracy yang terintegrasi pada mata pelajaran utama; 2)\r\nmenemukan unsur dari model pembelajaran ecoliteracy yang diimplementasikan;\r\n3) menemukan keunggulan dan kelemahan dari pelaksanaan model pembelajaran\r\necoliteracy yang diimplementasikan; 4) menemukan model pembelajaran\r\necoliteracy yang dapat diterapkan MIN 2 Madiun sebagai sekolah Adiwiyata\r\nMandiri beserta unsurnya.\r\nPenelitian ini merupakan penelitian kualitatif studi kasus eksploratoris yang\r\nberupaya mengungkap model pembelajaran ecoliteracy yang diterapkan di MIN 2\r\nMadiun. Subyek penelitian adalah kepala sekolah, guru, siswa, dan orang tua siswa\r\nMIN 2 Madiun. Data penelitian meliputi data pelaksanaan model pembelajaran\r\necoliteracy di MIN 2 Madiun yang terintegrasikan dengan mata pelajaran lain,\r\nunsur-unsur model pembelajaran ecoliteracy yang diterapkan di MIN 2 Madiun,\r\nserta kelebihan dan kekurangannya. Instrumen penelitian yang digunakan adalah\r\npedoman wawancara, lembar observasi, dan lembar studi dokumen. Data yang\r\ndiperoleh dianalisis dengan langkah: mengolah, membaca, membuat kode,\r\nmenerapkan kode, menyajikan deskripsi tema, dan melakukan interpretasi.\r\nTemuan dari penelitian ini adalah: 1) Pelaksanaan model pembelajaran\r\necoliteracy di MIN 2 Madiun yang dilaksanakan secara terintegrasi dengan mata\r\npelajaran utama lain menggunakan pendekatan interdisipliner, saintifik,\r\nkontekstual, dan partisipatif dengan model pembelajaran kooperatif, pembelajaran\r\nlangsung, penemuan, berbasis masalah (PBL), dan berbasis proyek (PjBL); 2)\r\nunsur-unsur model pembelajaran ecoliteracy yang diterapkan meliputi langkahlangkah (sintaks), prinsip reaksi, sistem sosial, sistem pendukung, serta dampak\r\ninstruksional dan pengiring dari model sesuai dengan model pembelajaran yang\r\ndigunakan; 3) Keunggulan\/kelebihan utama dari model pembelajaran adalah\r\npelibatkan semua unsur lingkungan, baik lingkungan sekolah, rumah, alam, baik\r\nberupa tempat secara fisik maupun manusia yang ada di dalamnya. Kelemahan\r\npembelajaran dominan adalah kesulitan guru dalam merancang dan\r\nmengimplementasikan pembelajaran kontekstual karena memerlukan waktu dan\r\npemikiran mendalam, fasilitas pendukung pembelajaran yang kurang memadai\r\nuntuk pelaksanaan pembelajaran kontekstual, serta kesulitan guru dalam merancang\r\nmateri ecoltieracy yang terintegrasi pada mata pelajaran lain; 4) Model\r\nPembelajaran Ecoliteracy Adiwiyata Berbasis Tempat (MPEABT) adalah model\r\npembelajaran ecoliteracy yang mempertimbangkan prinsip dan materi dalam\r\nprogram adiwiyata serta menggunakan pendekatan berbasis tempat dengan\r\nmemanfaatkan lingkungan kelas, sekolah, wilayah, rumah tinggal, baik tempat\r\nsecara fisik maupun sosial\/manusia.",
      "uri": "http:\/\/eprints.uny.ac.id\/id\/eprint\/90539",
      "thesis_type": "tesis",
      "keywords": "Pendidikan dasar, Model pembelajaran ecoliteracy, sekolah adiwiyata"
    }