<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS DI GLOBAL ENGLISH PARE&#13;
KABUPATEN KEDIRI JAWA TIMUR DAN KAMPUNG INGGRIS JOGJA&#13;
KABUPATEN BANTUL YOGYAKARTA: TINJAUAN ANDRAGOGI</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">NUR</mods:namePart><mods:namePart type="family">ILMA</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini bertujuan mengkaji pengelolaan pembelajaran bahasa Inggris&#13;
dengan metode Kampung Inggris di dua lembaga kursus melalui perspektif&#13;
andragogi, menjelaskan faktor pendukung dan penghambat pembelajaran bahasa&#13;
Inggris dan menemukan model konseptual di kedua lembaga.&#13;
 Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif.&#13;
Subjek penelitian ini yaitu pengelola, pendidik dan peserta didik. Data penelitian&#13;
dikumpulkan dengan melalui wawancara, observasi serta dokumentasi.&#13;
Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan teknik triangulasi metode dan&#13;
sumber. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan teknik analisis&#13;
kualitatif (Miles dan Huberman) dengan tahapan: Reduksi data, penyajian data dan&#13;
penarikan kesimpulan.&#13;
 Hasil penelitian menunjukan bahwa di kedua lembaga telah menerapkan&#13;
prinsip-prinsip andragogi. Perinsip-prinsip andragogi yang diterapkan dalam&#13;
pengelolaan adalah: 1) kebutuhan untuk mengetahui orang dewasa, 2) konsep diri&#13;
orang dewasa, 3) pengalaman belajar, 4) kesiapan belajar, 5) orientasi belajar dan&#13;
6) motivasi internal. Faktor pendukung pembelajaran adalah lingkungan,&#13;
kematangan diri peserta didik dan metode ajar. Faktor penghambat adalah fasilitas,&#13;
kemampuan pendidik dan individu peserta didik. Temuan penting penelitian ini&#13;
adalah menemukan rumusan model konseptual pengelolaan pembelajaran bahasa&#13;
Inggris metode Kampung Inggris dengan pendekatan andragogi. Penerapan&#13;
tersebut dilihat pada tiga tahap penting. Tahap perencanaan, lembaga melakukan&#13;
analisis kebutuhan belajar, pendalaman latar belakang dan motivasi belajar peserta&#13;
didik. Selanjutnya secara bersama-sama memetakan program dan waktu belajar.&#13;
Pelaksanaan pembelajaran dilakukan dengan membangun hubungan setara antara&#13;
peserta didik dan pendidik, metode belajar yang interaktif dan mendorong&#13;
kemandirian belajar serta lingkungan asrama yang mendukung. Pada tahap&#13;
evaluasi dilakukan secara formatif, sumatif dan reflektif serta keterlibatan peserta&#13;
didik untuk memberikan umpan balik seluruh rangkaian pembelajaran.&#13;
Rekomendasi untuk peningkatan penerapan andragogi dalam pembelajaran bahasa&#13;
Inggris di kedua lembaga adalah peningkatan pelatihan untuk praktisi di lapangan,&#13;
kemampuan untuk terus menyesuaikan dan mengembangkan kurikulum, serta&#13;
penyediaan fasilitas yang memadai.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">Pendidikan Luar Sekolah</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2025</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Fakultas Ilmu Pendidikan;Pendidikan Non Formal</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>