<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>IMPLEMENTASI INOVASI PROGRAM GERAKAN&#13;
TERPADU PENANGGULANGAN STUNTING (GARDU&#13;
PENTING) UNTUK PENURUNAN STUNTING DI&#13;
KALURAHAN SENDANGTIRTO KAPANEWON BERBAH&#13;
KABUPATEN SLEMAN</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">ATIKA HANI</mods:namePart><mods:namePart type="family">LISTYATI</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan inovasi&#13;
Program Gerakan Terpadu Penanggulangan Stunting (Gardu Penting) dalam&#13;
rangka mempercepat penurunan angka stunting di Kalurahan Sendangtirto,&#13;
Kapanewon Berbah, Kabupaten Sleman. Fokus dari penelitian ini adalah analisis&#13;
tahapan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, serta identifikasi faktor-faktor&#13;
pendukung, penghambat, dan dampak program terhadap keluarga yang memiliki&#13;
balita stunting. Penelitian ini dilaksanakan untuk memahami efektivitas&#13;
pendekatan multisektor dan partisipatif dalam penanggulangan stunting.&#13;
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Lokasi&#13;
penelitian terletak di Kalurahan Sendangtirto, Kapanewon Berbah. Subjek&#13;
penelitian terdiri dari panewon kamituwo, tenaga kesehatan (bidan desa dan ahli&#13;
gizi), penyuluh KB, kader posyandu, serta orang tua dari anak yang mengalami&#13;
stunting. Sumber data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan&#13;
dokumentasi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan&#13;
pedoman wawancara dan lembar observasi. Teknik analisis data yang digunakan&#13;
adalah analisis interaktif model Miles dan Huberman yang mencakup reduksi&#13;
data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan program dilakukan&#13;
secara partisipatif melalui forum rembug stunting tahunan yang melibatkan&#13;
berbagai sektor dengan memanfaatkan data dari PLKB dan Puskesmas.&#13;
Pelaksanaan program mencakup Pemberian Makanan Tambahan (PMT),&#13;
penyuluhan gizi, sambang posyandu, kunjungan rumah, kelas ibu balita, serta&#13;
integrasi dengan taman gizi di PAUD. Evaluasi program dilakukan secara berkala&#13;
melalui laporan kader, mini lokakarya, dan forum GPKS. Faktor-faktor yang&#13;
mendukung keberhasilan program antara lain sinergi lintas sektor, ketersediaan&#13;
kader yang aktif, dan dukungan masyarakat. Sementara itu, hambatan yang&#13;
dihadapi meliputi keterbatasan waktu dan sumber daya manusia, serta kurangnya&#13;
validitas data.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">Pendidikan Luar Sekolah</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2025</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Fakultas Ilmu Pendidikan;Pendidikan Non Formal</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>