<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Efek Model Latihan Combinated Coordination Training (CCT) dan Bakat Serta Jenis Kelamin terhadap  Keterampilan Teknik Dasar Petenis U-12</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Risky</mods:namePart><mods:namePart type="family">Syahputra</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menilai efektivitas model latihan CCT&#13;
terhadap keterampilan teknik dasar tenis petenis pemula usia &lt; 12 tahun, (2)&#13;
Mengevaluasi perbedaan efek model CCT dan konvesional terhadap keterampilan&#13;
teknik dasar tenis pada petenis pemula usia &lt;12 tahun, (3) Menganalisis  perbedaan&#13;
hasil latihan antara laki-laki dan perempuan terhadap keterampilan dasar tenis pada&#13;
petenis pemula usia &lt;12 tahun, (4) Menyelidiki perbedaan keterampilan dasar tenis&#13;
antara anak yang berbakat dan tidak berbakat tenis pada petenis pemula usia &lt;12&#13;
tahun, (5) Mengetahui interaksi model latihan dan bakat terhadap keterampilan&#13;
teknik dasar tenis pada petenis pemula usia &lt;12 tahun, (6) Mengetahui interaksi&#13;
bakat dan jenis kelamin terhadap keterampilan teknik dasar tenis pada petenis&#13;
pemula usia &lt;12 tahun, (7) Mengevaluasi interaksi model latihan, bakat dan jenis&#13;
kelamin terhadap keterampilan teknik dasar tenis petenis pemula usia &lt;12 tahun,&#13;
(8) a) Mengetahui perbedaan keterampilan teknik dasar tenis petenis pemula usia&#13;
&lt;12 tahun berbakat tenis dilatih dengan model CCT dan konvensional, b)&#13;
Mengetahui perbedaan keterampilan teknik dasar tenis petenis pemula usia &lt;12&#13;
tahun tidak berbakat tenis dilatih dengan model CCT dan konvensional, c)&#13;
Mengidentifikasi perbedaan keterampilan teknik dasar tenis atlet pemula laki-laki&#13;
usia &lt;12 tahun berbakat tenis dan tidak berbakat tenis, d) Mengidentifikasi&#13;
perbedaan keterampilan teknik dasar tenis atlet pemula perempuan usia &lt;12 tahun&#13;
berbakat tenis dan tidak berbakat tenis. &#13;
Penelitian ini merupakan penelitian Experimen dengan melibatkan sebanyak&#13;
64 (n=32 berbakat tenis, n=32 tidak berbakat tenis) dari 750 petenis pemula usia&#13;
&lt;12 tahun yang telah mengikuti tes deteksi bakat. Penentuan sampel dalam&#13;
penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Kemudian anak yang&#13;
berbakat tenis dibagi kedalam 2 kelompok dengan jumlah sama banyak, yaitu&#13;
kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, begitu juga kelompok yang tidak&#13;
berbakat tenis. Perlakukuan yang diberikan pada penelitian ini dengan latihan CCT.&#13;
Instrumen yang digunakan untuk mengetahui bakat adalah tes deteksi bakat Sekora&#13;
yang diadopsi dari Flemish Sport Compass yang terdiri dari 3 komponen tes&#13;
(antropometri, motor coordination dan physical perfoemance), untuk mendapatkan&#13;
data teknik dasar tenis digunakan instrumen ITN (groundstroke depth, volley depth,&#13;
groundstroke accuracy, serve dan mobility assessment), dan mengembangkan&#13;
model latihan CCT untuk meningkatkan teknik dasar tenis. Data dianalisis dengan&#13;
teknik statistik deskriptif dan Two Way Anova dengan bantuan software SPSS versi&#13;
26 dengan nilai signifikan pada probabilitas tingkat kesalahan 5%. &#13;
Hasil penelitian (hipotesis) ini adalah: (1) Terdapat efektivitas  model latihan&#13;
Combinated Coordination Training (CCT) pada petenis pemula usia &lt;12 tahun&#13;
untuk menguasai keterampilan teknik dasar tenis (p=0.000&lt;0.05, thitung&#13;
17.79&gt;2.04), (2) Terdapat perbedaan keterampilan teknik dasar tenis yang dilatih&#13;
dengan menggunakan model latihan CCT dan konvensional pada petenis pemula&#13;
usia &lt;12 tahun (p=0.021&lt;0.05), (3) Terdapat perbedaan keterampilan teknik dasar&#13;
tenis antara petenis pemula usia &lt;12 tahun laki-laki dan perempuan&#13;
(p=0.000&lt;0.05), (4) Terdapat perbedaan keterampilan teknik dasar tenis antara&#13;
petenis pemula usia &lt;12 tahun yang berbakat dan tidak berbakat tenis&#13;
(p=0.000&lt;0.05). (5) Terdapat interaksi model latihan dan bakat terhadap&#13;
keterampilan teknik dasar tenis petenis pemula usia &lt;12 tahun (p=0.024&lt;0.05), (6)&#13;
Terdapat interaksi bakat dan jenis kelamin terhadap keterampilan teknik dasar tenis&#13;
petenis pemula usia &lt;12 tahun (p=0.033&lt;0.05), (7) Terdapat interaksi model&#13;
latihan, bakat dan jenis kelamin terhadap keterampilan teknik dasar tenis petenis&#13;
pemula usia &lt;12 tahun (p=0.010&lt;0.05). (8) a) Terdapat perbedaan keterampilan&#13;
teknik dasar tenis petenis pemula usia &lt;12 tahun berbakat tenis dilatih dengan&#13;
model CCT dan konvensional (p=0.0008&lt;0.05), b) Tidak terdapat perbedaan&#13;
keterampilan teknik dasar tenis petenis pemula usia &lt;12 tahun tidak berbakat tenis&#13;
dilatih dengan model CCT dan konvensional (p=1.00&gt;0.05), c) Terdapat perbedaan&#13;
keterampilan teknik dasar tenis atlet pemula laki-laki usia &lt;12 tahun berbakat tenis&#13;
dan tidak berbakat tenis (p=0.0000&lt;0.05), d) Terdapat perbedaan keterampilan&#13;
teknik dasar tenis atlet pemula perempuan usia &lt;12 tahun berbakat tenis dan tidak&#13;
berbakat tenis (p=0.0000&lt;0.05).</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">Kepelatihan</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2025-01-21</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan;Pendidikan Kepelatihan Olahraga</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>