    {
      "lastmod": "2026-04-27 09:10:48",
      "corp_creators": [
        "Prof. Dr. Tomoliyus, M.S.",
        "Prof. Dr. F.X. Sugiyanto, M.Pd."
      ],
      "institution": "Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan",
      "userid": 1275,
      "status_changed": "2026-04-27 09:10:48",
      "type": "thesis",
      "date": "2025-01-21",
      "divisions": [
        "fik_pend_latih_pko"
      ],
      "eprintid": 90427,
      "full_text_status": "public",
      "documents": [
          {
            "language": "en",
            "rev_number": 1,
            "mime_type": "application\/pdf",
            "format": "text",
            "placement": 1,
            "eprintid": 90427,
            "main": "fulltext_risky syahputra_22610261008.pdf",
            "files": [
                {
                  "uri": "http:\/\/eprints.uny.ac.id\/id\/file\/1402385",
                  "mime_type": "application\/pdf",
                  "objectid": 677003,
                  "hash": "90e5f30c95ad14ba5840422b6211c593",
                  "fileid": 1402385,
                  "mtime": "2026-04-27 09:05:39",
                  "hash_type": "MD5",
                  "filesize": 17000536,
                  "datasetid": "document",
                  "filename": "fulltext_risky syahputra_22610261008.pdf"
                }
            ],
            "security": "public",
            "docid": 677003,
            "uri": "http:\/\/eprints.uny.ac.id\/id\/document\/677003",
            "pos": 1
          }
      ],
      "note": "Promotor: Prof. Dr. Tomoliyus, M.S.\r\nKopromotor: Prof. Dr. F.X. Sugiyanto, M.Pd.",
      "subjects": [
        "or_kepelatihan"
      ],
      "datestamp": "2026-04-27 09:10:48",
      "abstract": "Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menilai efektivitas model latihan CCT\r\nterhadap keterampilan teknik dasar tenis petenis pemula usia < 12 tahun, (2)\r\nMengevaluasi perbedaan efek model CCT dan konvesional terhadap keterampilan\r\nteknik dasar tenis pada petenis pemula usia <12 tahun, (3) Menganalisis  perbedaan\r\nhasil latihan antara laki-laki dan perempuan terhadap keterampilan dasar tenis pada\r\npetenis pemula usia <12 tahun, (4) Menyelidiki perbedaan keterampilan dasar tenis\r\nantara anak yang berbakat dan tidak berbakat tenis pada petenis pemula usia <12\r\ntahun, (5) Mengetahui interaksi model latihan dan bakat terhadap keterampilan\r\nteknik dasar tenis pada petenis pemula usia <12 tahun, (6) Mengetahui interaksi\r\nbakat dan jenis kelamin terhadap keterampilan teknik dasar tenis pada petenis\r\npemula usia <12 tahun, (7) Mengevaluasi interaksi model latihan, bakat dan jenis\r\nkelamin terhadap keterampilan teknik dasar tenis petenis pemula usia <12 tahun,\r\n(8) a) Mengetahui perbedaan keterampilan teknik dasar tenis petenis pemula usia\r\n<12 tahun berbakat tenis dilatih dengan model CCT dan konvensional, b)\r\nMengetahui perbedaan keterampilan teknik dasar tenis petenis pemula usia <12\r\ntahun tidak berbakat tenis dilatih dengan model CCT dan konvensional, c)\r\nMengidentifikasi perbedaan keterampilan teknik dasar tenis atlet pemula laki-laki\r\nusia <12 tahun berbakat tenis dan tidak berbakat tenis, d) Mengidentifikasi\r\nperbedaan keterampilan teknik dasar tenis atlet pemula perempuan usia <12 tahun\r\nberbakat tenis dan tidak berbakat tenis. \r\nPenelitian ini merupakan penelitian Experimen dengan melibatkan sebanyak\r\n64 (n=32 berbakat tenis, n=32 tidak berbakat tenis) dari 750 petenis pemula usia\r\n<12 tahun yang telah mengikuti tes deteksi bakat. Penentuan sampel dalam\r\npenelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Kemudian anak yang\r\nberbakat tenis dibagi kedalam 2 kelompok dengan jumlah sama banyak, yaitu\r\nkelompok eksperimen dan kelompok kontrol, begitu juga kelompok yang tidak\r\nberbakat tenis. Perlakukuan yang diberikan pada penelitian ini dengan latihan CCT.\r\nInstrumen yang digunakan untuk mengetahui bakat adalah tes deteksi bakat Sekora\r\nyang diadopsi dari Flemish Sport Compass yang terdiri dari 3 komponen tes\r\n(antropometri, motor coordination dan physical perfoemance), untuk mendapatkan\r\ndata teknik dasar tenis digunakan instrumen ITN (groundstroke depth, volley depth,\r\ngroundstroke accuracy, serve dan mobility assessment), dan mengembangkan\r\nmodel latihan CCT untuk meningkatkan teknik dasar tenis. Data dianalisis dengan\r\nteknik statistik deskriptif dan Two Way Anova dengan bantuan software SPSS versi\r\n26 dengan nilai signifikan pada probabilitas tingkat kesalahan 5%. \r\nHasil penelitian (hipotesis) ini adalah: (1) Terdapat efektivitas  model latihan\r\nCombinated Coordination Training (CCT) pada petenis pemula usia <12 tahun\r\nuntuk menguasai keterampilan teknik dasar tenis (p=0.000<0.05, thitung\r\n17.79>2.04), (2) Terdapat perbedaan keterampilan teknik dasar tenis yang dilatih\r\ndengan menggunakan model latihan CCT dan konvensional pada petenis pemula\r\nusia <12 tahun (p=0.021<0.05), (3) Terdapat perbedaan keterampilan teknik dasar\r\ntenis antara petenis pemula usia <12 tahun laki-laki dan perempuan\r\n(p=0.000<0.05), (4) Terdapat perbedaan keterampilan teknik dasar tenis antara\r\npetenis pemula usia <12 tahun yang berbakat dan tidak berbakat tenis\r\n(p=0.000<0.05). (5) Terdapat interaksi model latihan dan bakat terhadap\r\nketerampilan teknik dasar tenis petenis pemula usia <12 tahun (p=0.024<0.05), (6)\r\nTerdapat interaksi bakat dan jenis kelamin terhadap keterampilan teknik dasar tenis\r\npetenis pemula usia <12 tahun (p=0.033<0.05), (7) Terdapat interaksi model\r\nlatihan, bakat dan jenis kelamin terhadap keterampilan teknik dasar tenis petenis\r\npemula usia <12 tahun (p=0.010<0.05). (8) a) Terdapat perbedaan keterampilan\r\nteknik dasar tenis petenis pemula usia <12 tahun berbakat tenis dilatih dengan\r\nmodel CCT dan konvensional (p=0.0008<0.05), b) Tidak terdapat perbedaan\r\nketerampilan teknik dasar tenis petenis pemula usia <12 tahun tidak berbakat tenis\r\ndilatih dengan model CCT dan konvensional (p=1.00>0.05), c) Terdapat perbedaan\r\nketerampilan teknik dasar tenis atlet pemula laki-laki usia <12 tahun berbakat tenis\r\ndan tidak berbakat tenis (p=0.0000<0.05), d) Terdapat perbedaan keterampilan\r\nteknik dasar tenis atlet pemula perempuan usia <12 tahun berbakat tenis dan tidak\r\nberbakat tenis (p=0.0000<0.05).",
      "uri": "http:\/\/eprints.uny.ac.id\/id\/eprint\/90427",
      "thesis_type": "disertasi",
      "keywords": "bakat, Combinated Coordination training jenis kelamin, keterampilan teknik dasar tenis",
      "creators": [
        {
          "name": {
            "lineage": null,
            "honourific": null,
            "family": "Syahputra",
            "given": "Risky"
          }
        }
      ],
      "metadata_visibility": "show",
      "title": "Efek Model Latihan Combinated Coordination Training (CCT) dan Bakat Serta Jenis Kelamin terhadap  Keterampilan Teknik Dasar Petenis U-12",
      "department": "Pendidikan Kepelatihan Olahraga",
      "ispublished": "pub",
      "eprint_status": "archive",
      "dir": "disk0\/00\/09\/04\/27",
      "date_type": "published",
      "rev_number": 7
    }