<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>EVALUASI LAYANAN PENDIDIKAN BERBASIS FILANTROPI&#13;
DALAM MEMBERIKAN AKSES PENDIDIKAN BERKUALITAS DAN&#13;
KEBERLANJUTAN PROGRAM PENDIDIKAN&#13;
BAGI MASYARAKAT PRA SEJAHTERA</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Biardini</mods:namePart><mods:namePart type="family">Biardini</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas layanan pendidikan berbasis&#13;
filantropi dalam memperluas akses pendidikan, meningkatkan kualitas pembelajaran,&#13;
serta mendukung keberlanjutan program pendidikan bagi masyarakat pra-sejahtera.&#13;
Penelitian dilakukan di PKBM Binar, sebuah lembaga pendidikan nonformal di&#13;
Tangerang Selatan yang secara khusus melayani remaja dari keluarga marjinal.&#13;
Layanan pendidikan yang diselenggarakan berakar dari semangat kemanusiaan untuk&#13;
menjawab kesenjangan akses dan kesempatan belajar. Dalam konteks ini, layanan di&#13;
PKBM Binar dijalankan melalui praktik giving (kontribusi finansial dari donatur dan&#13;
orang tua asuh), serving (pengabdian relawan pendidik dan pengelola), serta&#13;
associating (kerja sama berbagai pihak dalam komunitas pendidikan).&#13;
Penelitian ini menggunakan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product)&#13;
dengan pendekatan campuran (mixed-method) untuk memperoleh pemahaman yang&#13;
utuh mengenai layanan pendidikan berbasis filantropi. Responden terdiri dari peserta&#13;
didik, pendidik, pengelola, donatur/orang tua asuh, dan orang tua peserta didik. Data&#13;
dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara mendalam, observasi lapangan, dan telaah&#13;
dokumentasi. Instrumen dikembangkan berdasarkan indikator yang disusun dari setiap&#13;
aspek evaluasi. Data kuantitatif dianalisis menggunakan statistik deskriptif, sedangkan&#13;
data kualitatif dianalisis secara tematik, dengan mengintegrasikan berbagai sumber&#13;
informasi untuk menghadirkan gambaran yang menyeluruh.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan pendidikan di PKBM Binar mampu&#13;
membuka akses pendidikan bagi masyarakat pra-sejahtera, menyelenggarakan&#13;
pembelajaran yang berkualitas, dan menjaga kesinambungan program secara&#13;
konsisten. Aspek konteks menunjukkan responsivitas terhadap kebutuhan lokal dan&#13;
realitas sosial peserta didik. Aspek input menyoroti kekuatan tata kelola lembaga,&#13;
dedikasi para pendidik relawan, serta dukungan dari para donatur dan orang tua asuh.&#13;
Aspek proses memperlihatkan pembelajaran yang aktif, partisipatif, dan berbasis nilai&#13;
karakter, dengan kualitas interaksi yang positif antara pendidik dan peserta didik.&#13;
Aspek produk mencerminkan pencapaian akademik yang memadai, keterampilan&#13;
hidup yang relevan, serta kesiapan peserta didik untuk melanjutkan pendidikan atau&#13;
memasuki dunia kerja. Hasil ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi&#13;
pengembangan layanan pendidikan nonformal yang inklusif, responsif terhadap&#13;
kebutuhan lokal, dan berkelanjutan, khususnya bagi masyarakat pra-sejahtera.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">Pendidikan Luar Sekolah</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2025</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Fakultas Ilmu Pendidikan;Pendidikan Non Formal</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>