<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>PENGEMBANGAN PANDUAN DEBRIEFING&#13;
MELALUI NEURO LINGUISTIC PROGRAMMING&#13;
PADA PELATIHAN SUPERVISORY SKILL DI PABRIK GARMEN</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">KARTIKO ADI</mods:namePart><mods:namePart type="family">PRAMONO</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Peningkatan kualitas interaksi dalam Supervisory Skill Training (SST) bagi para&#13;
supervisor di pabrik garmen sangat penting ditingkatkan untuk mendukung&#13;
efektivitas pelatihan, melalui interaksi debriefing. Debriefing berperan&#13;
meningkatkan proses reflektif yang membantu peserta memahami dan&#13;
menginternalisasi materi pelatihan. Kemampuan debriefing para supervisor&#13;
membantu menghilangkan kesenjangan antara tujuan pelatihan dengan hasil yang&#13;
ingin dicapai dalam program SST.&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk panduan debriefing berbasis&#13;
Neuro Linguistic Programming (NLP) dan Experiential Learning yang dirancang&#13;
untuk meningkatkan efektivitas SST. Penelitian mengintegrasikan metode NLP ke&#13;
dalam proses debriefing (reflection, reframe dan reform) untuk memandu proses&#13;
interaksi pemberdayaan antara trainer dengan peserta melalui pernyataan dan&#13;
pertanyaan.&#13;
Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengembangan 4D&#13;
(Define, Design, Develop, Disseminate). Data dikumpulkan melalui wawancara&#13;
terstruktur dan diskusi kelompok terfokus (FGD) yang melibatkan akademisi,&#13;
praktisi, dan pengguna (user). Teknik analisis menggunakan triangulasi data dan&#13;
triangulasi teori untuk memastikan validitas dan kelayakan hasil penelitian.&#13;
Hasil penelitian menghasilkan produk panduan debriefing yang dirancang dengan&#13;
konten langkah kerja berbasis NLP, dilengkapi dengan struktur berbasis skema&#13;
kompetensi yang efektif. Panduan ini dirancang untuk membantu fasilitator&#13;
pelatihan atau trainer mengelola sesi debriefing secara efektif yang dapat&#13;
mendorong peningkatan keterampilan supervisi para peserta. Kesimpulan dari&#13;
penelitian ini adalah bahwa panduan debriefing berbasis NLP dan Experiential&#13;
Learning dapat menjadi alternatif yang efektif untuk meningkatkan kualitas SST di&#13;
pabrik garmen. Implikasinya dari panduan ini diharapkan dapat menjadi referensi&#13;
praktis bagi pelatih dalam menciptakan pelatihan yang lebih interaktif dan&#13;
berdampak.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">Pendidikan Luar Sekolah</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2025</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Fakultas Ilmu Pendidikan;Pendidikan Non Formal</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>