<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>EVALUASI TATA KELOLA KELOMPOK SADAR WISATA&#13;
(POKDARWIS) DI DESA WISATA KAMPONG MELAYU BML KOTA&#13;
PONTIANAK PROVINSI KALIMANTAN BARAT</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Sohirah</mods:namePart><mods:namePart type="family">Sohirah</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Secara umum, penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi&#13;
mendalam guna perbaikan ke depan terkait tata kelola program&#13;
Pokdarwis sebagai motor penggerak utama pengembangan desa wisata&#13;
yang berbasis masyarakat di Desa Wisata Kampong Melayu BML Kota&#13;
Pontianak Kalimantan Barat. Latar belakang penelitian evaluasi ini&#13;
adalah pentingnya Tata Kelola Program Pokdarwis Desa Wisata&#13;
Kampong Melayu BML Kota Pontianak Kalimantan Barat untuk di&#13;
evaluasi paska meraih anugrah desa wisata Indonesia dan meraih juara&#13;
harapan satu desa wisata rintisan tingkat nasional.&#13;
Model penelitian evaluasi yang digunakan adalah Model&#13;
Evaluasi Countenance, model evaluasi yang dikembangkan oleh Robert&#13;
Stake dalam bukunya yang berjudul Standar Base &amp; Responsive&#13;
Evaluation Model (2003). Penelitian ini memiliki potensi untuk&#13;
memberikan dampak yang signifikan bagi berbagai pihak terkait dalam&#13;
tata kelola program pokdarwis dalam peningkatan kualitas pokdarwis&#13;
terkait pengelolaan pariwisata di Desa Wisata Kampong Melayu BML&#13;
dan memberikan wawasan yang berharga untuk penelitian dan kebijakan&#13;
di masa mendatang.&#13;
Secara keseluruhan, Tata Kelola Pokdarwis di Desa Wisata&#13;
Kampong Melayu BML telah menunjukkan progres yang Signifikan&#13;
dalam mendukung pengembangan wisata berbasis masyarakat. Namun,&#13;
standar yang ditetapkan oleh program Anugrah Desa Wisata Indnesia&#13;
(ADWI) belum sepenuhnya terpenuhi. Faktor utama yang menjadi&#13;
hambatan adalah kurangnya pemahaman sebagian anggota Pokdarwis&#13;
terhadap program Anugrah Desa Wisata Indonesia (ADWI),&#13;
ketidaksesuaian implementasi program oleh vendor, serta hasil yang&#13;
masih berada di bawah target maksimal. Upaya perbaikan pada setiap&#13;
tahap (antecedent, transactions, outcomes) perlu dilakukan untuk&#13;
memastikan keselarasan antara tujuan program dan pelaksanaannya.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">Pendidikan Luar Sekolah</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2025</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Fakultas Ilmu Pendidikan;Pendidikan Non Formal</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>