%0 Thesis %9 S2 %A FANNY, ARDIAN RANGGA %A Universitas Negeri Yogyakarta, %B Pendidikan Non Formal %D 2023 %F UNY:90157 %I Fakultas Ilmu Pendidikan %K pengaruh, panduan, motivasi belajar dan kemampuan negosiasi. %T PENGARUH PENGGUNAAN PANDUAN NEGOSIASI KOOPERATIF DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP KEMAMPUAN NEGOSIASI REMAJA %U http://eprints.uny.ac.id/90157/ %X Penelitian ini bertujuan untuk : 1). Menguji perbedaan kemampuan negosiasi antara kelompok remaja yang menggunakan panduan negosiasi kooperatif dan menggunakan panduan permainan; 2). Menguji perbedaan kemampuan negosiasi antara kelompok remaja memiliki motivasi belajar tinggi dan rendah; 3). Menguji interaksi pengaruh antara bantuan panduan negosiasi kooperatif dan motivasi belajar terhadap kemampuan negosiasi. Adapun jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen. Dalam penelitian ini eksperimen yang dipilih adalah Quasi experimental design atau disebut juga eksperimen semu. Penelitian ini nantinya akan menggunakan dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Dalam penelitian ini menggunakan empat variabel yang terdiri dari variabel bebas, variabel moderator, variabel terikat, dan variabel kontrol. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Sempur Kota Bogor. Hal ini dilakukan dengan mempertimbangkan bahwa Kelurahan Sempur Bogor berada di pusat kota Bogor dan salah satu pusat aktivitas remaja. Subjek dalam penelitian ini adalah remaja yang berada di sekitar Kelurahan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah dengan jumlah 40 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik tes, wawancara, observasi dan dokumentasi. Adapun hasil penelitian, pada penggunaan media yang menunjukkan nilai yang diperoleh kelompok kelas kontrol dan kelas eksperimen yang diperoleh hasil signifikansi (sig) 0,029 yang menunjukkan nilai lebih kecil dari taraf kepercayaan 0,05, maka dapat disimpulkan terdapat perbedaan kemampuan negosiasi antara kelompok remaja yang menggunakan panduan negosiasi kooperatif dan panduan permainan. Pada kelompok motivasi belajar menunjukkan nilai yang diperoleh kelompok kelas kontrol daan kelas eksperimen diperoleh hasil signifikansi (sig) 0,000 yang menunjukkan hasil yang lebih kecil dari taraf kepercayaan 0,05 maka dapat disimpulkan terdapat perbedaan kemampuan negosiasi antara kelompok remaja memiliki motivasi belajar tinggi dan rendah. Pada hasil interaksi interaksi pengaruh negosiasi kooperatif dengan bantuan panduan dan motivasi belajar terhadap kemampuan negosiasi remaja diperoleh hasil signifikansi (sig) 0,598 yang lebih besar dari 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat interaksi pengaruh antara bantuan panduan dan motivasi belajar terhadap kemampuan negosiasi.