%0 Thesis %9 S2 %A NOVIANTI, SINDI %A Universitas Negeri Yogyakarta, %B Pendidikan Non Formal %D 2026 %F UNY:90064 %I Fakultas Ilmu Pendidikan %K Strategi Branding, PKBM, Inklusif, Kepercayaan Masyarakat %T STRATEGI BRANDING PKBM BERBASIS INKLUSIF DALAM MEMBANGUN KEPERCAYAAN MASYARAKAT : STUDI KASUS DI PKBM JOGJA GREEN SCHOOL %U http://eprints.uny.ac.id/90064/ %X Sistem pendidikan di Indonesia belum sepenuhnya mampu menjamin akses pendidikan yang setara bagi seluruh masyarakat, khususnya kelompok marginal yang mengalami hambatan sosial, ekonomi, geografis, dan disabilitas. Pendidikan formal yang bersifat seragam belum mampu mengakomodasi keberagaman kebutuhan tersebut, sehingga pendidikan nonformal menjadi alternatif yang lebih fleksibel dan inklusif. Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) memiliki peran strategis dalam memperluas akses pendidikan berbasis inklusivitas. Namun, PKBM masih menghadapi stigma negatif dan rendahnya kepercayaan masyarakat, yang berdampak pada minimnya minat masyarakat memilih PKBM sebagai layanan pendidikan. Kondisi ini menegaskan pentingnya strategi branding berbasis inklusif sebagai upaya membangun kepercayaan masyarakat terhadap PKBM. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi branding PKBM berbasis inklusif dalam membangun kepercayaan masyarakat di PKBM Jogja Green School. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, forum group discussion, observasi, dan studi dokumentasi yang melibatkan kepala lembaga, pengelola PKBM Jogja Green School, pendidik, warga belajar, ketua komite, serta pihak dinas pendidikan kab.sleman. Penelitian ini berpijak pada teori manajemen pemasaran sebagai grand theory untuk memandang PKBM sebagai penyedia layanan jasa pendidikan yang keberhasilannya ditentukan oleh persepsi dan kepercayaan masyarakat. Analisis kesiapan internal lembaga dilakukan dengan menggunakan McKinsey 7S Framework yang mencakup strategy, structure, system, staff, style, skills, dan shared values. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PKBM Jogja Green School telah menerapkan praktik pendidikan inklusif secara konsisten, namun strategi branding berbasis inklusif belum dikelola secara sistematis. Nilai inklusivitas telah menjadi nilai bersama lembaga, tetapi belum sepenuhnya terintegrasi dalam strategi, sistem, dan komunikasi publik. Temuan menunjukan keselarasan antara strategi branding, nilai inklusivitas, dan kesiapan internal lembaga merupakan kunci dalam membangun kepercayaan masyarakat. Implikasi praktis penelitian ini merekomendasikan pengembangan model strategi branding PKBM berbasis inklusif yang terintegrasi dan berkelanjutan untuk memperkuat kepercayaan dan keberlanjutan lembaga.