%0 Thesis %9 S2 %A WALIYATI, ALIF %A Universitas Negeri Yogyakarta, %B Pendidikan Anak Usia Dini %D 2023 %F UNY:90027 %I Fakultas Ilmu Pendidikan %K media konkret, kemampuan klasifikasi, kemampuan seriasi, capaian perkembangan kognitif %T EFEKTIVITAS MEDIA KONKRET DAN LEMBAR KEGIATAN ANAK TERHADAP PENINGKATAN CAPAIAN PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TAMAN KANAK-KANAK %U http://eprints.uny.ac.id/90027/ %X Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan yang signifikan antara penggunaan Media konkret dan Lembar Kegiatan Anak dalam meningkatkan perkembangan kognitif anak dan untuk mengetahui apakah ada perbedaan yang signifikan antara penggunaan Media konkret dan Lembar Kegiatan Anak. Kelompok yang menerima perlakuan (Media konkret) adalah kelompok eksperimen, dan kelompok yang tidak menerima perlakuan (Lembar Kegiatan Anak) adalah kelompok kontrol. Penelitian ini merupakan penelitian jenis quasi eksperimen design. Desain yang digunakan adalah independent t-test dengan satu kelompok eksperimen dan satu kelompok kontrol. Populasi dalam penelitian ini adalah anak usia 5-6 tahun di TK Islam Tunas Melati Yogyakarta, dimana kelompok B1 sebagai kelas kontrol sebanyak 15 anak dan kelompok B3 sebagai kelas eksperimen sebangyak 15 anak. Instrumen yang digunakan adalah indikator kemampuan klasifikasi dan kemampuan seriasi. Validasi instrument menggunakan validasi isi Reliabilitas instrument berdasarkan pada nilai Crombach’s Alpha (sebagai r hitung) yang dibandingkan dengan r tabel. Uji prasyarat yang dipergunakan yaitu uji normalitas dan uji homogenitas multivariant menggunakan uji t independent. Hasil penelitian dapat diambil kesimpulan bahwa dengan jumlah n 15 didapat f hitung adalah 0,886 lebih kecil dari f tabel 2,484, sehingga dapat disimpulkan homogen. Di dapat t-hitung 8,405 > 2,048 (t tabel), sehingga dapat disimpulkan bahwa Ho-ditolak dengan kata lain bahwa ada perbedaan yang signifikas antara penggunaan Media Konkrti dengan lembar kegiatan anak dalam meningkatkan kemampuan klasifikasi anak usia 5-6 tahun. Pada hipotesis 2 dapat diambil kesimpulan bahwa dengan jumlah n 15 didapat f hitung 1,467 < 2.484 yang mana besar dari f tabel 2.484, sehingga dapat disimpulkan homogen. Dan didapat t-hitung 7,020 > 2,048 (t-tabel), sehingga dapat disimpulkan bahwa Ho- ditolak dengan kata lain bahwa ada perbedaan yang signifikan antara penggunaan Media konkret dan lembar kegiatan anak dalam meningkatkan capaian perkembanagn kognitif anak usia 5-6 tahun.