<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Pengembangan Instrumen Pengukur Kemampuan Berpikir &#13;
Komputasi dalam Matematika Jenjang SMP.</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Zuari</mods:namePart><mods:namePart type="family">Anzar</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Heri</mods:namePart><mods:namePart type="family">Retnawati</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan konstruk instrumen &#13;
pengukur kemampuan berpikir komputasi dalam matematika pada jenjang SMP, &#13;
(2) menganalisis hasil kelayakan instrumen pengukur kemampuan berpikir &#13;
komputasi dalam matematika, (3) mendeskripsikan karakteristik butir soal &#13;
instrumen pengukur kemampuan berpikir komputasi siswa SMP dalam mata &#13;
pelajaran Matematika, dan (4) mendeskripsikan hasil tes kemampuan berpikir &#13;
komputasi siswa SMP pada mata pelajaran matematika berdasarkan hasil &#13;
pengukuran menggunakan instrumen yang telah dikembangkan. &#13;
Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Tahapan pengembangan &#13;
memodifikasi model pengembangan tes Retnawati yang terdiri dari 9 tahapan &#13;
pengembangan, yaitu menentukan tujuan penyusunan instrumen, mencari teori &#13;
yang relevan atau cakupan materi, menyusun indikator butir instrumen, menyusun &#13;
butir instrumen, validasi isi (expert judgement), revisi berdasarkan masukan &#13;
validator, melakukan uji coba, melakukan analisis, dan merakit instrumen. Uji coba &#13;
instrumen terbagi atas dua tahap yaitu uji coba terbatas pada 159 siswa dan uji coba &#13;
skala luas pada 211 siswa kelas VIII di SMP Negeri Baubau. Validasi isi dibuktikan &#13;
melalui expert judgement menggunakan formula Aiken’s V, dan validitas konstruk &#13;
dibuktikan melalui EFA. Karakteristik butir instrumen dianalisis menggunakan &#13;
analisis IRT model PCM.&#13;
Hasil penelitian pengembagan ini yakni: (1) Konstruk tes kemampuan &#13;
berpikir komputasi dalam matematika memuat aspek dekomposisi masalah, &#13;
pengenalan pola, berpikir algoritma, serta abstraksi dan generalisasi. Pokok &#13;
bahasan matematika yang dikembangkan yakni aritmetika sosial. (2) validitas isi &#13;
instrumen baik dengan indeks V aiken sebesar 0,75 hingga 0,96. Tes yang &#13;
dikembangkan memenuhi validitas konstruk dengan KMO-MSA sebesar 0,749 dan &#13;
nilai sig bartlet’s 0,000. Tes memuat 4 faktor dengan total nilai varians yang&#13;
terjelaskan sebesar 56,991%. Estimasi reliabilitas tes berkategori tinggi. Estimasi &#13;
reliabilitas sebesar 0,748. (3) Tingkat kesukaran pada semua butir soal dalam &#13;
kategori sedang. Tingkat kesukaran sebesar -0,243 sampai 0,908. Butir soal efektif &#13;
untuk mengukur kemampuan antara -2,85 sampai +3,3, serta informasi tertinggi &#13;
pada theta 0,35. (4) Kemampuan berpikir komputasi pada siswa di SMP Negeri &#13;
Kota Baubau ditemukan bahwa sebanyak 37,44% siswa mencapai tingkat sedang. &#13;
Aspek yang paling mudah atau tertinggi adalah dekomposisi masalah. Sebanyak &#13;
36,49% siswa mencapai tingkat tinggi sedangkan aspek abstraksi dan generalisasi &#13;
merupakan aspek yang terendah atau tersulit dibandingkan aspek lainnya.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">Pendidikan Menengah</mods:classification><mods:classification authority="lcc">Matematika</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-01-23</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Sekolah Pascasarjana;Penelitian dan Evaluasi Pendidikan</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>