    {
      "institution": "Sekolah Pascasarjana",
      "divisions": [
        "pps_lit_evazdik"
      ],
      "full_text_status": "restricted",
      "subjects": [
        "C3",
        "D2",
        "ep"
      ],
      "status_changed": "2026-04-01 04:17:55",
      "lastmod": "2026-04-01 04:17:55",
      "ispublished": "pub",
      "date_type": "published",
      "department": "Penelitian dan Evaluasi Pendidikan",
      "eprintid": 89929,
      "uri": "http:\/\/eprints.uny.ac.id\/id\/eprint\/89929",
      "title": "Evaluasi Implementasi Kebijakan Kurikulum Muatan  Lokal Budaya Lembata Pada Sekolah Menengah Pertama Negeri Di Kabupaten Lembata – NTT",
      "type": "thesis",
      "creators": [
        {
          "name": {
            "lineage": null,
            "honourific": null,
            "given": "Melkior Muda",
            "family": "Making"
          }
        },
        {
          "name": {
            "given": "Widihastuti",
            "honourific": null,
            "family": "Widihastuti",
            "lineage": null
          }
        }
      ],
      "date": "2025-01-09",
      "metadata_visibility": "show",
      "datestamp": "2026-04-01 04:17:55",
      "rev_number": 10,
      "userid": 1290,
      "abstract": "Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi Kebijakan Kurikulum \r\nMuatan Lokal Budaya Lembata yang ditetapkan melalui Peraturan Bupati Lembata\r\nNomor 77 Tahun 2022. Secara khusus, penelitian ini mengkaji tiga aspek pokok sesuai \r\nModel Evaluasi Anderson yang telah disesuaikan, yaitu: (1) proses perumusan\r\nkebijakan sebagai dasar penyelenggaraan muatan lokal budaya; (2) implementasi \r\nkebijakan pada satuan pendidikan jenjang Sekolah Menengah Pertama Negeri di \r\nKabupaten Lembata; dan (3) pelaksanaan evaluasi kebijakan melalui temuan empiris \r\nterkait kesesuaian kebijakan dengan praktik di lapangan. Penelitian ini dilandasi \r\nkebutuhan akademis untuk memahami bagaimana kebijakan ini disusun, diterapkan, \r\ndan dinilai efektivitas awalnya sebagai instrumen pelestarian budaya lokal melalui \r\npendidikan formal.\r\nPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian evaluasi \r\ndan metode studi kasus. Lokasi penelitian berada pada dua sekolah yang ditentukan\r\nmelalui teknik purposive sampling, yaitu SMP Negeri 2 Nubatukan dan SMP Negeri \r\nSatu Atap 92 Bean. Subjek penelitian meliputi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten \r\nLembata, Ketua Tim Pengembang Kurikulum Muatan Lokal Budaya Lembata, kepala \r\nsekolah, serta guru mata pelajaran muatan lokal budaya Lembata. Sumber data terdiri \r\natas data primer yang diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi, serta \r\ndata sekunder berupa dokumen kebijakan, perangkat pembelajaran, dan dokumen \r\nKOSP sekolah. Pengumpulan data dilakukan menggunakan pedoman wawancara, \r\nlembar observasi, dan studi dokumen. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber \r\ndan teknik, sedangkan analisis data dilakukan melalui model analisis interaktif Miles\r\ndan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan \r\nkesimpulan.\r\nHasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Proses perumusan Peraturan Bupati \r\nNomor 77 Tahun 2022 telah mempertimbangkan kebutuhan pelestarian budaya daerah \r\ndan melibatkan sejumlah pemangku kepentingan, meskipun dokumentasi proses \r\npenyusunan belum sepenuhnya lengkap. (2) Pada tahap implementasi, sekolah-sekolah \r\ntelah melaksanakan pembelajaran muatan lokal budaya dengan menyesuaikan \r\nperangkat ajar dan metode pembelajaran, namun masih terdapat kendala berupa \r\nketerbatasan sumber belajar, kompetensi guru yang beragam, dan minimnya \r\npendampingan teknis dari pemerintah daerah. (3) Evaluasi kebijakan belum berjalan \r\nsecara optimal karena belum adanya mekanisme monitoring terstruktur dari Dinas \r\nPendidikan, sehingga umpan balik terhadap pelaksanaan kurikulum belum \r\nterdokumentasi dengan baik. Secara keseluruhan, implementasi kebijakan \r\nmenunjukkan kemajuan awal dalam aspek pelaksanaan pembelajaran, tetapi masih \r\nmembutuhkan penguatan dari sisi sumber daya, supervisi, dan sistem evaluasi agar \r\ntujuan pelestarian budaya melalui pendidikan dapat tercapai secara lebih efektif.",
      "keywords": "evaluasi, implementasi kebijakan, kurikulum muatan lokal, model \r\nevaluasi Anderson.",
      "dir": "disk0\/00\/08\/99\/29",
      "thesis_type": "tesis",
      "documents": [
          {
            "placement": 1,
            "docid": 676920,
            "security": "validuser",
            "uri": "http:\/\/eprints.uny.ac.id\/id\/document\/676920",
            "format": "text",
            "language": "en",
            "mime_type": "application\/pdf",
            "pos": 1,
            "eprintid": 89929,
            "main": "tesis_melkior muda making_23070240024.pdf",
            "rev_number": 3,
            "files": [
                {
                  "objectid": 676920,
                  "datasetid": "document",
                  "uri": "http:\/\/eprints.uny.ac.id\/id\/file\/1401079",
                  "mtime": "2026-04-01 03:02:58",
                  "mime_type": "application\/pdf",
                  "filename": "tesis_melkior muda making_23070240024.pdf",
                  "hash": "80a74ae9c90311393261c3c7577d59f4",
                  "filesize": 12484752,
                  "hash_type": "MD5",
                  "fileid": 1401079
                }
            ]
          }
      ],
      "eprint_status": "archive"
    }