<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Evaluasi Implementasi Program Gerakan Sekolah Menyenangkan pada SMPN di Kabupaten Kulon Progo.</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Zamzami</mods:namePart><mods:namePart type="family">Zamzami</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Widowati</mods:namePart><mods:namePart type="family">Pusporini</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi Program &#13;
Gerakan Sekolah Menyenangkan (GSM) di SMP Negeri di Kabupaten Kulon &#13;
Progo. Evaluasi dilakukan untuk menilai pencapaian pada lima tahap, yaitu: desain, &#13;
instalasi, proses, produk, dan perbandingan implementasi program GSM. Fokus &#13;
utama dari penelitian ini adalah mengidentifikasi pencapaian dan kesenjangan &#13;
dalam empat komponen Standar GSM, serta mengidentifikasi hambatan yang &#13;
terjadi antara perencanaan dan pelaksanaan di lapangan, serta menganalisis &#13;
dampaknya terhadap siswa.&#13;
Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi menggunakan model evaluasi &#13;
Discrepancy Model Evaluation dari Provus, dengan desain penelitian mixed&#13;
methods pendekatan concurrent embedded. Penelitian dilaksanakan di SMPN 1 &#13;
Pengasih, SMPN 1 Lendah, dan SMPN 1 Nanggulan, Subjek evaluasi dalam &#13;
penelitian ini adalah 3 kepala sekolah, 28 guru, dan 288 siswa. Pengumpulan data &#13;
dikumpulkan melalui wawancara, observasi, angket, dan studi dokumen. Instrumen &#13;
yang digunakan diuji validitasnya dengan menggunakan validitas isi (Aiken’s) dan &#13;
validitas konstruk (Exploratory Factor Analysis/EFA), sementara reliabilitas &#13;
instrumen diuji dengan menggunakan Cronbach’s Alpha (α = 0,81). Analisis data &#13;
kualitatif dilakukan dengan menggunakan model Miles dan Huberman, sedangkan &#13;
analisis kuantitatif menggunakan statistik deskriptif dan dibantu dengan aplikasi &#13;
Jamovi, SPSS, dan Realestat.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap desain, tujuan GSM telah &#13;
dirumuskan dengan baik, namun terdapat kekurangan dalam pemahaman dan &#13;
pelatihan guru terkait GSM. Pada tahap instalasi, sarana dan prasarana yang &#13;
dibutuhkan telah tersedia di sebagian besar sekolah, meskipun masih ada beberapa &#13;
kendala. Implementasi pada tahap proses menunjukkan variasi dalam penerapan &#13;
antar sekolah, dengan beberapa sekolah lebih efektif dalam menjalankan prosedur &#13;
GSM. Pada tahap produk, hasil belajar siswa menunjukkan peningkatan signifikan &#13;
dalam aspek karakter dan motivasi belajar, meskipun masih diperlukan &#13;
pengembangan lebih lanjut. Pada tahap perbandingan, analisis menunjukkan variasi &#13;
dalam keberhasilan penerapan GSM, dengan SMPN 1 Pengasih menunjukkan hasil &#13;
yang lebih baik dalam penerapan GSM dibandingkan sekolah lainnya. Penelitian &#13;
menyimpulkan bahwa pelatihan berkelanjutan bagi guru serta peningkatan &#13;
dukungan terhadap implementasi GSM diperlukan agar program dapat berkembang &#13;
lebih optimal dan memberikan dampak yang lebih signifikan bagi peningkatan &#13;
kualitas pendidikan dan penguatan karakter siswa</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">Pendidikan Menengah</mods:classification><mods:classification authority="lcc">Evaluasi Pendidikan</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2025-01-09</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Sekolah Pascasarjana;Penelitian dan Evaluasi Pendidikan</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>