<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Evaluasi Supervisi Akademik oleh Kepala SDIT se-Kota Surakarta &#13;
pada Implementasi Kurikulum Merdeka.</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Saefudin</mods:namePart><mods:namePart type="family">Kamal</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Widihastuti</mods:namePart><mods:namePart type="family">Widihastuti</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Saefudin Kamal. Evaluasi Supervisi Akademik oleh Kepala SDIT se-KotaSurakarta &#13;
pada Implementasi Kurikulum Merdeka. Tesis. Yogyakarta: Sekolah Pascasarjana, &#13;
Universitas Negeri Yogyakarta. 2025. &#13;
 Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi supervisi akademik yang &#13;
dilaksanakan oleh kepala SDIT se-Kota Surakarta dalam mendukung kesesuaian&#13;
implementasi Kurikulum Merdeka. Evaluasi difokuskan pada tiga aspek utama, &#13;
yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan produk supervisi. Aspek produk dikaji untuk &#13;
menilai sejauh mana tujuan supervisi akademik tercapai, sedangkan kesenjangan &#13;
yang ditemukan digunakan sebagai dasar pengukuran tingkat kesesuaian. &#13;
 Metode penelitian menggunakan pendekatan mixed methods sequential &#13;
explanatory dengan model evaluasi Discrepancy Evaluation Model (DEM). Subjek &#13;
penelitian melibatkan 130 guru dari delapan SDIT di Kota Surakarta. Instrumen &#13;
penelitian divalidasi melalui uji validitas isi menggunakan formula Aiken’s dan &#13;
validitas konstruk dengan Confirmatory Factor Analysis (CFA). Reliabilitas &#13;
instrumen menunjukkan kategori sangat tinggi berdasarkan koefisien Cronbach &#13;
Alpha. Data kuantitatif dianalisis secara deskriptif melalui tabel dan grafik, &#13;
sedangkan data kualitatif dimanfaatkan untuk memperkuat serta memperdalam &#13;
interpretasi hasil kuantitatif. &#13;
 Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi akademik oleh kepala SDIT &#13;
pada implementasi Kurikulum Merdeka berada pada kategori sangat baik. Tingkat &#13;
kesesuaian supervisi mencapai 94% pada aspek perencanaan, 94% pada aspek &#13;
pelaksanaan, dan 92% pada aspek produk, dengan rata-rata keseluruhan 93% dan &#13;
kesenjangan 7%. Meskipun capaian tersebut sangat baik, pencapaian indikator pada &#13;
masing-masing aspek belum maksimal sehingga masih diperlukan upaya perbaikan &#13;
berkelanjutan. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini merekomendasikan &#13;
beberapa hal: (1) supervisi akademik pada aspek perencanaan sebaiknya &#13;
dilaksanakan secara partisipatif, dialogis, dan humanis dengan melibatkan guru &#13;
sebagai mitra; (2) pada aspek pelaksanaan, supervisi tidak semata-mata menilai, &#13;
tetapi juga mendampingi guru dalam refleksi, pengembangan diri, dan peningkatan &#13;
profesionalisme; serta (3) pada aspek produk, tindak lanjut hasil supervisi diarahkan &#13;
berdasarkan karakteristik kebutuhan guru dalam upaya peningkatan kualitas &#13;
pembelajaran, kompetensi, dan motivasi guru . Dengan demikian, supervisi &#13;
akademik tidak hanya menjadi instrumen pengawasan, tetapi juga sarana &#13;
pemberdayaan guru yang berkelanjutan serta penguat kesesuaian implementasi &#13;
Kurikulum Merdeka.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">Pendidikan Dasar</mods:classification><mods:classification authority="lcc">Kurikulum dan Teknologi Pendidikan</mods:classification><mods:classification authority="lcc">Evaluasi Pendidikan</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2025-10-10</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Sekolah Pascasarjana;Penelitian dan Evaluasi Pendidikan</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>