@phdthesis{UNY89861, author = {AHNAF NABIL RUSNARASYID}, year = {2026}, title = {MODEL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BERBASIS EKONOMI KREATIF DI DESA WISATA GUNUNGKIDUL}, school = {Fakultas Ilmu Pendidikan}, url = {http://eprints.uny.ac.id/89861/}, keywords = {pemberdayaan masyarakat, ekonomi kreatif, desa wisata, communitybased tourism, pendidikan nonformal}, abstract = {Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi pemberdayaan masyarakat berbasis ekonomi kreatif di Desa Wisata Gunungkidul, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, menganalisis dampak pemberdayaan masyarakat terhadap tingkat pendapatan masyarakat, dan merumuskan model pemberdayaan yang efektif di Desa Wisata Tepus dan Desa Wisata Gari, Kabupaten Gunungkidul. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap pengelola, pelaku ekonomi kreatif, UMKM, pemerintah Kalurahan, dan masyarakat. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles, Huberman, dan Salda{\~n}a yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Validitas data diperkuat melalui triangulasi metode dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pemberdayaan masyarakat di kedua desa wisata berkembang sesuai potensi lokal masing-masing, namun sama-sama menempatkan masyarakat sebagai subjek utama pembangunan desa wisata melalui berbagai aktivitas ekonomi kreatif; (2) faktor pendukung meliputi ketersediaan potensi lokal, motivasi masyarakat, dukungan kelembagaan, serta adanya pelatihan dan pendampingan, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan kualitas SDM, literasi digital, koordinasi kelembagaan, permodalan, dan aspek psikologis; (3) dampak pemberdayaan masyarakat berbasis ekonomi kreatif terhadap peningkatan pendapatan masyarakat di Desa Wisata Tepus dan Desa Wisata Gari terbukti memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan dan ketahanan ekonomi keluarga; dan (4) berdasarkan temuan lapangan, dirumuskan model pemberdayaan masyarakat berbasis ekonomi kreatif terintegrasi yang menempatkan masyarakat sebagai penggerak utama melalui tiga pilar: penguatan kelembagaan dan sinergi antar aktor, pelatihan dan pendampingan berbasis kebutuhan lokal, serta integrasi teknologi digital. Implementasi model ini terbukti meningkatkan pendapatan, kemandirian ekonomi, dan memperkuat community-based tourism serta peran pendidikan nonformal dalam pembangunan desa wisata berkelanjutan.} }