eprintid: 89846 rev_number: 7 eprint_status: archive userid: 71521 dir: disk0/00/08/98/46 datestamp: 2026-02-18 02:48:19 lastmod: 2026-02-18 02:48:19 status_changed: 2026-02-18 02:48:19 type: thesis metadata_visibility: show creators_name: TARWIYATI, NELLY corp_creators: Universitas Negeri Yogyakarta title: PENDEKATAN DEEP LEARNING DALAM OPTIMALISASI POTENSI PESERTA DIDIK PAKET C PADA LEMBAGA HOMESCHOOLING ABHOME EDUCATION ispublished: pub subjects: pend_luar_sekolah divisions: fip_pnf full_text_status: restricted keywords: deep learning, refleksi konstruktivistik, kompetensi global, optimalisasi potensi, homeschooling abstract: Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mendeskripsikan praktik implementasi Deep Learning dalam proses pembelajaran di ABhome Education. (2) Mengidentifikasi proses refleksi dan evaluasi konstruktivistik atas aktivitas pembelajaran dan dampaknya pada optimalisasi potensi. (3) Mengidentifikasi faktor kontekstual yang memengaruhi efektivitas pembelajaran dan optimalisasi potensi Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus, bertempat di Lembaga Homeschooling ABhome Education yang berpusat di Bukit Cimanggu City, blok S9C no. 10, Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat. Subjek penelitian ini adalah manajemen, fasilitator dan peserta didik. Pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Analisis data mencakup pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) praktek pembelajaran sesuai dengan New Pedagogy for Deep Learning dari Michael Fullan yang fokusnya pada kompetensi 6C dimana pembelajaran itu memperlihatkan kompetensi itu secara keseluruhan. Praktik pembelajaran tersebut juga memunculkan prinsip pembelajaran yang joyful, mindful, dan meaningful, berorientasi pada optimalisasi potensi sebagaimana yang dicanangkan oleh Kemendikdasmen mengenai pembelajaran mendalam. (2) proses refleksi dan evaluasi di ABhome membantu peserta didik menghubungkan pengalaman, menyusun strategi pembelajaran, menilai perkembangan diri, serta optimalisasi potensinya. Proses refleksi dapat dipetakan ke dalam empat tahapan yang saling berurutan. Tahap pertama: meninjau kembali pengalaman, tahap kedua: menafsirkan makna dan menghubungkan dengan diri, tahap ketiga: merumuskan strategi dan arah perbaikan, tahap keempat: aktualisasi potensi melalui aksi dan penguatan kemandirian belajar. Pola perkembangan tersebut sejalan dengan kerangka SOLO Taxonomy. (3) Faktor kontekstual yang mempengaruhi efektivitas pembelajaran dan optimalisasi potensi didapatkan dari sistem dan budaya belajar yang memiliki pengaruh signifikan terhadap cara peserta didik berinteraksi dengan pengalaman belajarnya. Penekanan pada pembelajaran berbasis proyek mendorong peserta didik terlibat dalam situasi autentik yang menuntut pemecahan masalah, pengambilan keputusan, dan refleksi berkelanjutan. Relasi antara fasilitator dan peserta didik yang bersifat dialogis memperkuat kualitas interaksi, karena peserta didik memperoleh bimbingan tanpa kehilangan ruang inisiatif. Selain itu, penanaman nilai bahwa kesalahan merupakan bagian dari proses belajar menciptakan lingkungan yang mendukung eksplorasi dan keberanian mencoba pendekatan baru. date: 2025 date_type: published institution: Fakultas Ilmu Pendidikan department: Pendidikan Non Formal thesis_type: tesis citation: TARWIYATI, NELLY (2025) PENDEKATAN DEEP LEARNING DALAM OPTIMALISASI POTENSI PESERTA DIDIK PAKET C PADA LEMBAGA HOMESCHOOLING ABHOME EDUCATION. S2 thesis, Fakultas Ilmu Pendidikan. document_url: http://eprints.uny.ac.id/89846/1/fulltext_nelly%20tarwiyati_24011440045.pdf