<> "The repository administrator has not yet configured an RDF license."^^ . <> . . . "MODEL WISATA EDUKASI BERBASIS MULTIKULTURAL:\r\nINTEGRASI NILAI TOLERANSI DAN PELESTARIAN BUDAYA\r\nDI DESA WISATA KREATIF PERDAMAIAN\r\nSRUMBUNG GUNUNG"^^ . "Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) potensi Desa Wisata Kreatif\r\nPerdamaian Srumbung Gunung; 2) model wisata edukasi berbasis multikultural di\r\nDesa Wisata Kreatif Perdamaian Srumbung Gunung; dan 3) faktor pendukung dan\r\nfaktor penghambat penerapan model wisata edukasi berbasis multikultural di Desa\r\nWisata Kreatif Perdamaian Srumbung Gunung.\r\nPenelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi\r\nkasus. Subjek dalam penelitian ini yaitu: 1) pengelola desa wisata: 2) fasilitator\r\nwisata edukasi batik ciprat: dan 3) pemerintah desa. Teknik pengumpulan data yang\r\ndigunakan adalah observasi, dokumentasi, dan wawancara dengan peneliti sebagai\r\ninstrumen utama pengumpulan data. Keabsahan data menggunakan triangulasi\r\nteknik dan sumber. Analsisis data dengan teknik analisis kualitatif (Miles,\r\nHuberman, dan Saldana) melalui tahap: pengumpulan data, kondensasi data,\r\nmenyajikan data, dan menarik kesimpulan.\r\nPenelitian ini menghasilkan temuan sebagai berikut: 1) Desa Wisata Kreatif\r\nPerdamaian Srumbung Gunung memiliki beberapa potensi sumber daya yang\r\ndikembangkan menjadi destinasi wisata seperti: a) sumber daya alam; b) sumber\r\ndaya Sejarah; c) sumber daya kekuatan komunitas local; d) sumber daya budaya; e)\r\nsumber daya manusia; dan f) sumber daya buatan. 2) model wisata edukasi berbasis\r\nmultikultural dapat diketahui dari dimensi penting di dalamnya, seperti: a) integrasi\r\nkonten; b) mengurangi prasangka; c) pendidikan berkeadilan; d) ruang pendidikan\r\nberorientasi pada keberagaman; dan e) proses konstruksi pengetahuan melalui tiga\r\nlangkah penting yaitu: a) perencanaan; b) pelaksanaan; dan c) evaluasi. 3) Faktor\r\npendukung penerapan model wisata edukasi berbasis multikultural antara lain: a)\r\ndukungan penuh dari pemerintah desa; b) sikap terbuka dan partisipasi masyarakat;\r\nc) kemampuan pengelola desa wisata menjalin hubungan baik dengan mitra; dan d)\r\nadanya sinergi yang baik dari pihak internal pengelola. Faktor penghambatnya\r\nantara lain: a) sulitnya menentukan waktu pertemuan; b) kurangnya kedisiplinan\r\ndalam menghargai waktu; c) adanya rasa tidak percaya diri dan putus asa menyikapi\r\npermasalahan; dan d) kesadaran masyarakat mengenai perannya sebagai pelaku\r\nwisata bukan penikmat wisata masih kurang."^^ . "2025" . . . "Fakultas Ilmu Pendidikan"^^ . . . "Pendidikan Non Formal, Fakultas Ilmu Pendidikan"^^ . . . . . . . . . "F. AFISTA DEBY"^^ . "T"^^ . "F. AFISTA DEBY T"^^ . . "Universitas Negeri Yogyakarta"^^ . . . . . . . "MODEL WISATA EDUKASI BERBASIS MULTIKULTURAL:\r\nINTEGRASI NILAI TOLERANSI DAN PELESTARIAN BUDAYA\r\nDI DESA WISATA KREATIF PERDAMAIAN\r\nSRUMBUNG GUNUNG (Text)"^^ . . "HTML Summary of #89765 \n\nMODEL WISATA EDUKASI BERBASIS MULTIKULTURAL: \nINTEGRASI NILAI TOLERANSI DAN PELESTARIAN BUDAYA \nDI DESA WISATA KREATIF PERDAMAIAN \nSRUMBUNG GUNUNG\n\n" . "text/html" . . . "Pendidikan Luar Sekolah" . .