%A MUHAMMAD MUDHI’UDDIN %I Fakultas Ilmu Pendidikan %X Penelitian ini menelaah praktik layanan mahasiswa dalam mengedukasi wisatawan, proses belajar informal mahasiswa di museum, dan faktor pendukung pengembangan diri mahasiswa dalam pemanduan museum. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Sumber data penelitian dari 15 aktor sosial, yakni; kepala museum, fasilitator dan edukator. Pengumpulan data melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber data dan metode. Analisis data menyangkut pengumpulan data, pengelompokan data, penyajian data, reduksi, penarikan kesimpulan, dan verifikasi temuan hipotesis. Simpulan penelitian, mahasiswa mengedukasi wisatawan dengan menerapkan prosedur pemanduan per-zona, mengkomunikasikan idea konten pameran dengan teknik bercerita, retorika, public speaking, storytelling, dan interpretasi untuk pembentukan makna, intuisi, pemikiran kritis dan kecerdasan. Mahasiswa menjalani proses belajar informal, bersama kolega, mengatasi hambatan, rotasi kerja, belajar dari pengalaman, interaksi, empati, solusi masalah, merespon tugas, kerjasama, empati, jaringan, evaluasi dan refleksi. Sedangkan faktor pendukung pengembangan diri mahasiswa dalam pemanduan ialah; mengatasi karakter negatif, tantangan layanan, pembinaan fasilitator, kolega senior, role model, inovasi pemanduan, berpikir kritis, Bahasa Arab, Inggris, ICT, kreatif menemukan solusi dan apresiasi. %K pramuwisata, edukasi wisata, pembelajaran informal, interpretasi. %T ANALISIS EDUKASI PRAMUWISATA DALAM PRAKTIK LAYANAN PEMANDUAN WISATA DI MUSEUM MUHAMMADIYAH %D 2024 %L UNY89749