<> "The repository administrator has not yet configured an RDF license."^^ . <> . . . "PENGASUHAN ANAK BERBASIS KEARIFAN LOKAL\r\nPADA MASYARAKAT YOGYAKARTA"^^ . "Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mendeskripsikan kearifan lokal yang\r\ndilakukan oleh masyarakat Yogyakarta. (2) Mendeskripsikan pengasuhan anak\r\nberbasis kearifan lokal yang diterapkan dalam membentuk karakter anak. (3) \r\nMendeskripsikan dan menemukan cara yang dilakukan oleh orangtua dalam proses\r\npewarisan nilai-nilai kearifan lokal kepada anak.\r\nPenelitian kualitatif naturalistik digunakan untuk memperoleh informasi \r\ntentang tujuan penelitian. Informan dalam penelitian ini melibatkan tokoh budaya, \r\npelaku budaya, dan keluarga inti yang menerapkan pengasuhan berbasis budaya \r\nlokal. Penentuan informan dipilih menggunakan teknik purposive sample dengan \r\nkriteria yang telah ditetapkan peneliti. Pengumpulan data menggunakan metode \r\nwawancara, observasi, dokumentasi, dan Forum Group Discussion (FGD). \r\nKebenaran atau keabsahan data dengan melakukan triangulasi sumber dan teknik. \r\nAnalisis data penelitian menggunakan analisis naturalistik.\r\nHasil penelitian menemukan bahwa: (1) Kearifan lokal yang berkembang di\r\nYogyakarta seperti upacara adat, syukuran, dan kesenian. Ketiga kearifan lokal \r\ntersebut berkembang dengan baik katas kerjasama pemerintah dan masyarakat \r\npenganutnya dengan tujuan untuk mewujudkan masyarakat Yogyakarta yang \r\nmenyatu dengan lingkungan, tidak berjarak dengan Tuhan, menghormati leluhur, \r\nhumanis, meningkatkan semangat gotong royong, dan menghargai setiap proses \r\nkehidupan. (2) Pengasuhan yang tercermin pada masyarakat Yogyakarta sesuai \r\ndengan kepribadiannya yakni mempersiapkan anak sedini mungkin dengan pondasi \r\npenguatan jati diri (tanggung jawab, memiliki hati nurani yang baik, kejujuran, \r\nkeberanian, kerendahan hati, dan memahami hal dan kewajiban). Jika fondasi \r\ntersebut kuat, maka masa depan anak akan terarah dengan baik, lebih menghargai \r\nproses dan kebermaknaan daripada hasil. Orangtua bahkan leluhur memiliki peran \r\ntertinggi dalam keluarga sebagai orang yang harus di hormati. Ibu adalah pengelola \r\nkeluarga yang berperan sebagai penggerak, memberikan kehangatan dan \r\nmemberikan perhatian secara batin maupun sentuhan fisik. Keluarga besar berperan \r\nsebagai evaluator dan pemberi saran. (3) Dampak yang diperoleh dari jenis \r\npengasuhan ini: anak diharapkan mampu memaknai setiap aktivitasnya sebagai \r\nsebuah proses pendewasaan untuk mengoptimalkan kinerja jiwa, pikiran, dan \r\nfisiknya. Jika dihadapkan pada suatu masalah, Ia akan menyelesaikannya secara \r\ntuntas. Serta anak memiliki keyakinan yang kuat akan peran dirinya sebagai bagian \r\ndari alam."^^ . "2024" . . . "Fakultas Ilmu Pendidikan"^^ . . . "Pendidikan Non Formal, Fakultas Ilmu Pendidikan"^^ . . . . . . . . . "IIN"^^ . "SAWITRI"^^ . "IIN SAWITRI"^^ . . "Universitas Negeri Yogyakarta"^^ . . . . . . . "PENGASUHAN ANAK BERBASIS KEARIFAN LOKAL\r\nPADA MASYARAKAT YOGYAKARTA (Text)"^^ . . "HTML Summary of #89747 \n\nPENGASUHAN ANAK BERBASIS KEARIFAN LOKAL \nPADA MASYARAKAT YOGYAKARTA\n\n" . "text/html" . . . "Pendidikan Luar Sekolah" . .