%L UNY89664 %X Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model board game berbasis multisensory untuk menstimulasi kemampuan numerasi anak usia dini. Fondasi stimulasi terhadap kemampuan numerasi diberikan sejak dini agar kedepannya pengetahuan anak terhadap kecakapan matematika dasar pada kehidupan sehari-hari semakin berkembang pesat. Model board game berbasis multisensory memiliki karakteristik sebagai sumber belajar kontekstual yang dapat dipraktekkan langsung dan dikemas secara menarik untuk menstimulasi kemampuan numerasi anak usia 5-6 tahun. Penggunaan model board game berbasis multisensory dapat menjadi alternatif pembelajaran berdiferensiasi yang memungkinkan pembelajaran dengan berbagai panca indra yang dimiliki anak. Penelitian ini menggunakan desain Research and Development (R&D) dengan model penelitian ADDIE (Analysis, Design, Develop, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian ini melibatkan anak usia 5-6 tahun sebanyak 43 anak dengan 9 pendidik pada 3 sekolah TK di wilayah Kecamatan Rote Barat Laut. Instrumen penelitian digunakan untuk mengetahui kualitas produk yaitu instrumen validasi, instrumen kepraktisan dan instrumen keefektifan pada kemampuan numerasi anak. Uji coba efektivitas dilakukan dengan menggunakan metode quasi experiment dengan pendekatan Non equivalent control group design. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis statistik deskriptif N-Gain dan analisis statistik inferensial Independent Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kriteria kelayakan oleh para ahli media, ahli materi dan ahli instrumen numerasi dinyatakan valid dan layak digunakan dengan hasil V Aiken hitung lebih besar dari pada V tabel 0,05. Uji kepraktisan penggunaan produk oleh guru dianalisis dengan menggunakan V Aiken dengan hasil V hitung > 0,05 yang artinya model board game berbasis multisensory dinyatakan valid dan praktis digunakan. Nilai Uji efektivitas produk menunjukkan hasil analisis N-Gain terdapat peningkatan nilai rata-rata kemampuan numerasi anak pada kelompok eksperimen dengan nilai 0,81 atau setara dengan 80,98 % pada kategori tinggi, sedangkan kelompok kontrol dengan nilai 0,59 atau setara dengan 59,15 % pada kategori sedang. Selanjutnya, hasil uji beda Independent Sample T-Test menunjukkan bahwa p < 0,05 dan t hitung > t tabel yaitu nilai t hitung = 13, 347 dengan signifikasi p = 0,000 yang artinya terdapat perbedaan signifikan nilai rata-rata posttest pada kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan model board game berbasis multisensory efektif digunakan sebagai media dalam menstimulasi kemampuan numerasi anak usia dini. %D 2023 %K board game, multisensory, kemampuan numerasi, anak usia dini %A WINNULY WINNULY %T PENGEMBANGAN MODEL BOARD GAME BERBASIS MULTISENSORY UNTUK MENSTIMULASI KEMAMPUAN NUMERASI ANAK USIA DINI %I Fakultas Ilmu Pendidikan