@phdthesis{UNY89640, year = {2025}, school = {Fakultas Ilmu Pendidikan}, author = {Anisa Firda Khumaira}, title = {AKTIVITAS FASILITASI PEMBELAJARAN BAGI PESERTA DIDIK DIFABILITAS DI SMPN 1 YOGYAKARTA}, abstract = {Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dan menganalisis aktivitas guru dan peserta didik dalam proses fasilitasi pembelajaran difabilitas di SMPN 1 Yogyakarta. Pertanyaan yang diajukan adalah: 1) bagaimana aktivitas guru dan peserta didik dalam kegiata n fasilitasi pembelajaran inklusi di SMPN 1 Yogyakarta; dan 2) mengapa guru dan peserta didik melakukan aktivitas fasilitasi pembelajaran inklusi di SMPN 1 Yogyakarta. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus dengan informan terdiri dari Kepala sekolah sebagai informan utama yang memegang kebijakan sekolah, 8 guru mata pelajaran, 1 guru pendamping khusus, 1 peserta didik dengan hambatan pengl ihatan, serta 4 peserta didik slowlearner. Data dikumpulkan selama kurang lebih 3 bulan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Untuk menguji keabsahan data menggunakan triangulasi teknik dan sumber data. Data kemudian disajikan melalui ana lisis dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan sesuai dengan tahapan yang dikemukakan oleh Miles and Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas fasilitasi pembelajaran bagi peserta didik difabilitas di SMPN 1 Yogyakarta dilakukan dengan sinergi antara guru, peserta didik, dan pihak eksternal seperti Unit Layanan Disabilitas (ULD) yang saling mendukung s atu sama lain. Aktivitas fasilitasi pembelajaran ( facilitating learning) yang dilakukan oleh pihak sekolah diantaranya memfasilitasi Guru Pendamping Khusus bagi peserta didik difabilitas, memodifikasi pembelajaran yang adaptif dengan melakukan modifikasi materi melalui upaya menyederhanakan kompleksitas materi dan Lembar Kerja Peserta Didik, modifikasi proses melalui penerapan beragam strategi pembelajaran, dan mo difikasi penilaian dengan cara mengubah kriteria penilaian, termasuk modifikasi lingkungan belajar dengan mengatur pola tempat duduk bagi difabilitas. Kemudian memberikan ruang pembelajaran individual untuk peserta didik difabilitas agar dapat melaksanakan pendampingan pembelajaran one - on - one melalui sistem pullout bersama Guru Pendamping Khusus, pengadaan jalur landai dan grab bar (pegangan rambat) untuk difabilitas fisik. Selain itu, dalam proses pembelajaran guru juga memfasilitas belajar menggunakan media pembelajaran adaptif dengan media pembelajaran kontekstual , media pembelajaran berbasis teknologi yang disesuaikan dengan framework Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK), serta penggunaan media tekstual bagi peserta didik difabilitas kogni tif tingkat berat. Untuk mengatasi kesulitan masing - masing guru, dilakukan juga koordinasi antara GPK dengan guru mata pelajaran dan GPK dengan guru BK gunanya yakni supaya ada keselarasan aktivitas dan upaya yang sesuai untuk memberikan layanan pendidikan bagi peserta didik difabilitas secara inklusif. Guru juga melakukan monitoring pembelajaran untuk memastikan sejauh mana progress belajar yang diterima peserta didik difabilitas. Selain bentuk fasilitasi dalam pembelajaran intrakurikuler, guru juga memfas ilitasi dalam bentuk kesempatan berprestasi non - akademik bagi peserta didik difabilitas. Dalam hal ini pihak eksternal ULD juga mendukung fasilitasi belajar bagi guru dalam menangani difabilitas pada pendidikan inklusif melalui pengadaan workshop yang orie ntasinya sebagai peningkatan kompetensi guru. Adapun hal yang melatarbelakangi dilakukannya pembelajaran bagi difabilitas antara lain penegakkan hak pendidikan setara, kesempatan berkembang yang sama, membentuk empati dan kecerdasan sosial, menyiapkan kemandirian peserta didik, meningkatkan rasa percaya diri peserta didik, serta mendorong pengembangan profesionalisme dan paradigma guru yang lebih inklusif}, url = {http://eprints.uny.ac.id/89640/}, keywords = {difabilitas, fasilitasi pembelajaran, pembelajaran inklusi} }