<> "The repository administrator has not yet configured an RDF license."^^ . <> . . . "AKTIVITAS BELAJAR MAHASISWA TP DALAM MEMANFAATKAN\r\nCHATGPT DAN PERPLEXITY PADA ERA DIGITAL DI UNIVERSITAS\r\nNEGERI YOGYAKARTA"^^ . "Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi aktivitas belajar mahasiswa\r\ndalam menggunakan ChatGPT dan perplexity oleh mahasiswa S1 TP, serta\r\nmengeksplore pengalaman mereka dalam memanfaatkan kedua AI ini untuk\r\nmengoptimalkan pemahaman terhadap materi pembelajaran.\r\nPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif naratif. Subjek penelitian\r\nadalah tujuh mahasiswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data\r\ndikumpulkan selama tiga bulan melalui wawancara mendalam, observasi, catatan\r\nlapangan dan dokumentasi. Tekhnik Analisis data dilakukan dengan tahapan Miles\r\ndan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.\r\nHasil temuan penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Aktivitas belajar\r\nmahasiswa menggunakan ChatGPT meliputi brainstorming, penjelasan,\r\npenyederhanaan konsep, penulisan makalah, hingga evaluasi pemahaman. Seluruh\r\naktivitas tersebut dikelompokkan ke dalam tiga tema besar, yaitu asistensi, partner\r\ndiskusi, dan mentoring, yang mencakup ranah kognitif, metakognitif, afektif,\r\nmaupun psikomotor. (2) Pengalaman mahasiswa dalam menggunakan kedua AI\r\nmenunjukkan bahwa keduanya digunakan sebagai alat untuk membantu proses\r\nbelajar mandiri di luar kelas. Ditemukan tiga tipologi pendekatan pembelajaran\r\nyang diadopsi mahasiswa, yakni: pragmatis–surface learning dan pasif, idealis–\r\ndeep learning dan aktif, serta idealis–pragmatis–strategic learning pasif-aktif.\r\nTemuan ini menegaskan bahwa ChatGPT dan Perplexity berperan sebagai\r\nkatalisator pembelajaran yang fleksibel dan multifungsi. Namun, kecenderungan\r\npenggunaan secara pasif, pragmatis dan pembelajaran dangkal (surface learning).\r\nFaktor-faktor seperti rendahnya literasi digital, kurangnya motivasi, dan kesadaran\r\nbelajar turut memperkuat pola tersebut. Oleh karena itu, penting untuk\r\nmenumbuhkan kesadaran akan tujuan belajar, rasa ingin tahu, dan keterampilan\r\nberpikir kritis guna mendorong strategi belajar yang lebih dalam, bermakna, dan\r\nberkelanjutan. Penelitian ini menghasilkan pedoman belajar mandiri berbasis AI\r\nyang disusun berdasarkan kisah dan pengalaman mahasiswa sebagai bentuk solusi\r\npembelajaran di era digital. Namun, penting bagi seluruh pihak, Seluruh pihak,\r\nbaik dosen, pengajar, maupun peserta didik, perlu bersinergi menciptakan\r\nlingkungan yang mendorong adopsi pendekatan deep learning. Dengan demikian,\r\nteknologi tidak hanya dimanfaatkan secara instan dan pragmatis, tetapi secara\r\nmendalam untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas pembelajaran."^^ . "2025" . . . "Fakultas Ilmu Pendidikan"^^ . . . "Teknologi Pembelajaran, Fakultas Ilmu Pendidikan"^^ . . . . . . . . . "Nurlaela Yuniati"^^ . "Rahma"^^ . "Nurlaela Yuniati Rahma"^^ . . "Universitas Negeri Yogyakarta"^^ . . . . . . . "AKTIVITAS BELAJAR MAHASISWA TP DALAM MEMANFAATKAN\r\nCHATGPT DAN PERPLEXITY PADA ERA DIGITAL DI UNIVERSITAS\r\nNEGERI YOGYAKARTA (Text)"^^ . . "HTML Summary of #89636 \n\nAKTIVITAS BELAJAR MAHASISWA TP DALAM MEMANFAATKAN \nCHATGPT DAN PERPLEXITY PADA ERA DIGITAL DI UNIVERSITAS \nNEGERI YOGYAKARTA\n\n" . "text/html" . . . "Teknologi Pendidikan"@en . .