eprintid: 89502 rev_number: 7 eprint_status: archive userid: 71521 dir: disk0/00/08/95/02 datestamp: 2026-01-22 01:11:53 lastmod: 2026-01-22 01:11:53 status_changed: 2026-01-22 01:11:53 type: thesis metadata_visibility: show creators_name: Stefanus, Yogie corp_creators: Universitas Negeri Yogyakarta title: AKTIVITAS BELAJAR MANDIRI MAHASISWA DALAM ERA TRANSFORMASI DIGITAL (STUDI KASUS MAHASISWA PASCASARJANA TEKNOLOGI PEMBELAJARAN UNY DALAM PROSES PEMBELAJARAN JARAK JAUH) ispublished: pub subjects: D9 divisions: fip_tp full_text_status: restricted keywords: belajar mandiri, transformasi digital, konstruktivisme dan pembelajaran jarak jauh. abstract: Aktivitas belajar mandiri menjadi semakin penting, terutama dalam era transformasi digital. Salah satu implikasi transformasi digital dalam pendidikan adalah Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang memungkinkan siswa untuk mengikuti pembelajaran meskipun terpisah jarak dan waktu antara pengajar dan pembelajar. Mahasiswa Pascasarjana Teknologi Pembelajaran Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) tahun 2022 menjalani pembelajaran reguler. Namun berdasarkan surat edaran perkuliahan di tahun 2022, mahasiswa melaksanakan perkuliahan teori dengan metode blended learning. Penelitian ini berfokus kepada mahasiswa yang mengikuti pembelajaran di luar kelas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: Bagaimana aktivitas belajar secara mandiri dan alasan dan kendala yang mendasari mahasiswa untuk melakukan belajar mandiri di era transformasi digital. Alasan tersebut penting untuk dijadikan contoh atau pedoman landasan mahasiswa lainnya untuk merangsang keinginan aktivitas belajar mandiri, terutama di era transformasi digital ini. Penelitian ini menggunakan metode penelitian studi kasus dengan jenis penelitian kualitatif untuk melihat bagaimana dan alasan yang melandasi aktivitas belajar mandiri mahasiswa. Populasi dari penelitian ini adalah mahasiswa program Magister Teknologi Pembelajaran UNY 2022 yang berjumlah 53 orang dengan 19 partisipan memberikan respons melalui angket dan 13 di antaranya berpartisipasi dalam wawancara mendalam untuk validasi data dan pertanyaan lanjutan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, angket dan observasi untuk memperoleh keseluruhan data. Instrumen yang digunakan adalah pedoman wawancara, angket, dan lembar observasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas belajar mandiri mahasiswa terbagi menjadi 3 tahapan, yaitu pembelajar harus dapat menyiapkan, menjalani dan merefleksi atau mengevaluasi atas pembelajarannya sendiri. Hasilnya, mahasiswa mampu menyiapkan dan menjalani atas pembelajarannya, namun belum mampu untuk mengevaluasi pembelajaran. Kendala yang banyak dialami oleh mahasiswa adalah kurangnya jaringan internet yang stabil, terbatasnya interaksi antar pembelajar dan pendidik dan kurang memahami bagaimana aktivitas belajar mandiri yang sesuai. Meskipun kendala tersebut muncul dan sulit untuk dihindari namun diperlukan alasan mahasiswa dalam melakukan belajar mandiri seperti contohnya motivasi yang besar untuk bertanggung jawab terhadap biaya pendidikan, sosial dan keluarga, agar dapat mendorong aktivitas belajar mandiri. Jawaban-jawaban dari rumusan masalah tersebut menghasilkan sebuah pedoman belajar mandiri saat PJJ di era transformasi digital. date: 2024 date_type: published institution: Fakultas Ilmu Pendidikan department: Teknologi Pembelajaran thesis_type: tesis citation: Stefanus, Yogie (2024) AKTIVITAS BELAJAR MANDIRI MAHASISWA DALAM ERA TRANSFORMASI DIGITAL (STUDI KASUS MAHASISWA PASCASARJANA TEKNOLOGI PEMBELAJARAN UNY DALAM PROSES PEMBELAJARAN JARAK JAUH). S2 thesis, Fakultas Ilmu Pendidikan. document_url: http://eprints.uny.ac.id/89502/1/fulltext_yogie%20stefanus_22107251019.pdf