%0 Thesis %9 S2 %A LESTARI, NOVI %A Universitas Negeri Yogyakarta, %B Pendidikan Anak Usia Dini %D 2023 %F UNY:89470 %I Fakultas Ilmu Pendidikan %K peran gender, kecerdasan visual spasial anak usia dini %T PERBEDAAN PERAN GENDER PADA KECENDERUNGAN PENERAPAN KECERDASAN VISUAL SPASIAL ANAK USIA DINI DI TK AL-AZHAR JAMBI %U http://eprints.uny.ac.id/89470/ %X Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bagaimana peran gender terhadap kecerdasan visual-spasial pada gambar anak usia dini di TK Al-Azhar Jambi. Peran gender dalam penelitian ini meliputi peran gender feminin, peran gender maskulin dan peran gender androgini. Kecerdasan visual-spasial dalam penelitian ini meliputi pemilihan objek dan pemilihan warna pada gambar anak. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif fenomenologi. Subjek penelitian ditentukan dengan teknik purposive sampling. Terdiri dari tiga orang anak kelompok B yang memiliki usia paling besar di kelasnya, memiliki kecerdasan visual-spasial tinggi, dan mudah diajak berkomunikasi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Keabsahan data diperoleh dengan cara melakukan prosedur cek ulang secara cermat, menata hasil temuan dengan lengkap dan teratur, member checking, triangulasi data, pengecekan sejawat dan pengkajian referensi. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menyatakan bahwa peran gender feminin pada kecerdasan visual spasial anak usia dini menunjukkan kecenderungan anak pada pemilihan objek-objek gambar yang cenderung kepada benda-benda alam dan berorientasi pada kehidupan seperti manusia, bunga, kupu-kupu dan kecenderungan anak pada pemilihan warna-warna yang hangat, muda dan cerah. Peran gender maskulin pada kecerdasan visual spasial anak usia dini menunjukkan kecenderungan anak pada pemilihan objek-objek gambar yang cenderung menggambar benda-benda dinamis, seperti mobil, mesin, robot, dan lebih memilih objek gunung yang menjulang tanpa ada bunga dan kecenderungan anak pada penggunaan warna-warna yang berani, pekat, tajam, dan gelap. Berbeda dengan peran gender androgini pada kecerdasan visual spasial anak usia dini yang menunjukkan pada pemilihan objek-objek gambar yang lebih bervariatif dan tidak memiliki kecenderungan objek tertentu antara benda-benda alam yang berorientasi dengan kehidupan dan benda-benda dinamis serta tidak memiliki kecenderungan pada penggunaan warna-warna terang ataupun gelap. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa diantara peran gender feminin, maskulin dan androgini pada kecerdasan visual spasial anak usia dini melalui gambar anak di TK Al-Azhar Jambi, peran gender androgini lebih menunjukkan hasil karya yang variatif dilihat dari aspek pemilihan objek dan penggunaan warna pada hasil gambar anak.