@phdthesis{UNY89461, author = {FRANSISKUS GHUNU BILI}, school = {Fakultas Ilmu Pendidikan}, year = {2023}, title = {PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN KOGNITIF BERBASIS PKBS (PERMAINAN KOTAK BERHITUNG SIRKUIT) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL ANGKA 1-10 PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN}, keywords = {Pembelajaran Kognitif Berbasis PKBS (permainan kotak berhitung sirkuit), Kemampuan Mengenal Angka, Anak Usia 4-5 Tahun}, url = {http://eprints.uny.ac.id/89461/}, abstract = {Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menghasilkan model pembelajaran kognitif berbasis PKBS yang layak meningkatkan kemampuan mengenal angka 1-10 pada anak usia 4-5 tahun, (2) menghasilkan kepraktisan model pembelajaran kognitif berbasis PKBS dalam meningkatkan kemampuan mengenal angka 1-10 pada anak usia 4-5 tahun, (3) mengetahui efektivitas pengembangan model pembelajaran kognitif berbasis PKBS dalam meningkatkan kemampuan mengenal angka 1-10 pada anak usia 4-5 tahun. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang menggunakan langkah-langkah model ADDIE. Subyek uji coba dalam penelitian uji coba skala kecil terdiri dari 16 siswa dan 3 guru pada TK St. Paulus Bali loura, subyek uji coba pada uji kepraktisan dan kelayakan model terdiri dari 12 guru, dan subyek uji coba efektivitas terdiri dari 105 anak TK kelompok A pada TK. Marsudirini, TK Sta. Theresia Tunas Harapan, dan TK St. Arnoldus Janssen. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan angket penilain guru sedangkan analisis data menggunakan design time series anlysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran kognitif berbasis PKBS (permainan kotak berhitung sirkuit) beserta buku panduan memperoleh kriteria ?layak? menurut ahli materi dengan nilai 98 kategori A (sangat layak), sedangkan ahli media buku panduan dengan nilai 74 kategori B (layak). Hasil uji coba kepraktisan dan uji kelayakan model pembelajaran nilai keseluruhan pendidik diatas dari nilai keputusan berdasarkan perhitungan menggunakan rumus standar deviasi dengan nilai mean atau rata-rata sebesar 83,4 sedangkan nilai keseluruhan perolehan guru lebih tinggi{\ensuremath{>}}83,4 dan merupakan kategori A ?sangat layak?. Maka disimpulkan bahwa model pembelajaran kognitif dinyatakan praktis dan layak digunakan oleh oleh guru dalam meningkatkan kemampuan mengenal angka anak. Hasil uji coba efektifitas nilai perolehan masing-masing perlakuan, pada perlakuan pertama 814, pada perlakuan kedua 1080, dan perlakuan ketiga 1212. Masing-masing nilai perolehan menunjukkan peningkatan yang signifikan maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kognitif berbasis permainan efektif dalam meningkatkan kemampuan mengenal angka 1-10 anak usia 4-5 tahun.} }