%D 2022 %X Tujuan penelitian ini yaitu guna memahami : (1) pengaruh penggunaan model project based learning (pjbl) terhadap motivasi belajar anak ; (2) pengaruh Sentra terhadap kemampuan motivasi belajar anak ; (3) apakah ada perbedaan motivasi belajar antara kelompok siswa yang belajar dengan model project based learning dan Sentra; (4) apakah terdapat pengaruh penggunaan model project based learning terhadap kemampuan pemecahan masalah anak ; (5) apakah ada pengaruh pembelajaran Sentra terhadap kemampuan pemecahan masalah anak ; (6) apakah ada perbedaan kemampuan pemecahan masalah antara kelompok anak yang belajar dengan model project based learning dan Sentra. Penelitian ini mempergunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experimental design). Proses penelitian ini dilakukan menggunakan pengamatan dalam 2 grup pembelajaran, yakni grup eksperimen dan kontrol. Penelitian dilakukan pada 2 sekolah RA di Kecamatan Bantul. Adapun sampel pada penelitian ini berjumlah 75 anak usia 5 sampai 6 tahun dimana untuk kelas eksperimen sebanyak 40 anak dan kelas kontrol 35 anak, yang ditentukan berdasarkan teknik purposive cluster random sampling. Teknik pengumpulan data mempergunakan dokumentasi dan observasi untuk motivasi belajar dan unjuk kerja untuk kemampuan pemecahan masalah. Teknik penganalisisan yang dipergunakan yaitu analisis statistik inferensial dan analisis deskriptif, dimana penganalisisan deskriptif dipergunakan dalam mendeskripsikan data atau informasi dari kondisi subyek berupa motivasi belajar dan kemampuan pemecahan masalah anak dalam bentuk data angka deskriptif berupa (nilai maksimal, minimal, range, rerata, median, modus, varian, standar deviasi, prosentase dan histogram), sedangkan penganalisisan statistik inferensial dipakai guna memahami pengaruh dari perbedaan antar variabel, baik variabel bebas maupun terikat. Hasil penelitian membuktikan bahwasanya (1) model project based learning (X1) berpengaruh negatif dan signifikan pada motivasi belajar (Y1) dengan t-hitung sebesar -13,549 dengan taraf siginifikansi 0,00.< 0,05 ; (2) pembelajaran Sentra (X2) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap motivasi belajar (Y1) dengan t-hitung sebesar -13,679 dengan taraf siginfikansi 0,00.< 0,05 ; (3) ada perbedaan yang signifikan pada motivasi belajar (Y1) antara kelompok anak yang belajar dengan menggunakan model project based learning (X1) dan Sentra (X2) hal ini diamati dari rata-rata penggunaan model project based learning (X1) yaitu 24,53 lebih besar daripada rata-rata pembelajaran Sentra (X2) sebesar 22,60 ; (4) model PjBL (X1) berpengaruh negatif dan signifikan pada kemampuan pemecahan masalah (Y2) dengan t hitung -11,112 dengan signifikan 0,00 < 0,05 ; (5) pembelajaran Sentra (X2) terhadap kemampuan pemecahan masalah (Y2) berpengaruh positif dan signifikan dengan t- hitung -8,116 dengan signifikan 0,00.< 0,05 ; (6) ada kemampuan pemecahan masalah (Y2) antara kelompok anak yang belajar menggunakan model PjBL (X1) dan pembelajaran Sentra (X2) ada pengaruh yang signifikan dilihat dari rata-rata mempergunakan model PjBL (X1) yaitu 22,88 lebih besar daripada rata-rata pembelajaran menggunakan Sentra (X2) 20,97. %T PENGARUH MODEL PROJECT BASED LEARNING (PjBL) DAN SENTRA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR DAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH ANAK USIA 5 SAMPAI 6 TAHUN DI RAUDHATUL ATHFAL (RA) KECAMATAN BANTUL %I Fakultas Ilmu Pendidikan %K model pjbl, sentra, motivasi belajar, kemampuan pemecahan masalah %L UNY89431 %A YULIANTI YULIANTI