%I Fakultas Ilmu Pendidikan %D 2023 %L UNY89400 %X Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis: (1) pengaruh keterampilan sosial terhadap kemandirian anak; (2) pengaruh kecerdasan emosi terhadap kemandirian anak; (3) pengaruh kepercayaan diri terhadap kemandirian anak; (4) pengaruh keterampilan sosial, kecerdasan emosi dan kepercayaan diri secara bersama-sama terhadap kemandirian anak. Metode penelitian adalah penelitian kuantitatif dan jenis penelitian adalah korelasional. Populasi penelitian sebanyak 362 anak yang tersebar di 8 TK/RA di wilayah Yogyakarta. Teknik penentuan sampel menggunakan rumus Slovin dengan presisi 5% dan diperoleh sampel sebanyak 190 anak. Teknik sampling menggunakan probability sampling dengan teknik area (cluster) sampling Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan studi pustaka. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menyimpulkan: (1) keterampilan sosial anak memiliki pengaruh positif terhadap kemandirian anak dengan nilai t hitung sebesar 2,801 dan nilai signifikansi sebesar 0,006 < 0,05. Hal ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi keterampilan sosial anak akan menyebabkan semakin tinggi pula kemandirian anak. Sebaliknya, semakin rendah keterampilan sosial anak akan menyebabkan semakin rendah pula kemandirian anak; (2) kecerdasan emosi anak memiliki pengaruh positif terhadap kemandirian anak dengan nilai t-hitung sebesar 0,669 dan nilai signifikansi sebesar 0,158 > 0,05. Hal ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi kecerdasan emosi anak, tidak sertamerta akan menyebabkan semakin tinggi pula kemandirian anak. Sebaliknya, semakin rendah ketcerdasan emosi anak, tidak akan serta merta akan menyebabkan semakin rendah pula kemandirian anak; (3) kepercayaan diri anak berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan penyesuaian diri anak yang dibuktikan dengan t- hitung sebesar 8,543 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Hal ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi kepercayaan diri anak akan menyebabkan semakin tinggi pula kemandirian anak. Sebaliknya, semakin rendah kepercayaan diri anak akan menyebabkan semakin rendah pula kemandirian anak; (4) secara bersama-sama variabel keterampilan sosial anak, kecerdasan emosi anak, dan kepercayaan diri anak berpengaruh signifikan terhadap kemandirian anak dengan nilai F = 382,789 dan signifikansi 0,000 < 0,05 . Nilai R2 (Adjusted R square) didapatkan hasil sebesar 0,858 atau 85,8%. Hal ini berarti secara bersama-sama variabel keterampilan sosial anak, kecerdasan emosi anak, dan kepercayaan diri anak berpengaruh terhadap kemandirian anak sebesar 85,8% dan sisanya sebesar 14,2% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam model regresi. %K keterampilan sosial, kecerdasan emosi, kepercayaan diri, kemandirian %A MUJIYEM MUJIYEM %T PENGARUH KETERMPILAN SOSIAL, KECERDASAN EMOSI, DAN KEPERCAYAAN DIRI TERHADAP KEMANDIRIAN ANAK USIA 5-6 TAHUN DI KOTA YOGYAKARTA