TY - THES AV - public N2 - Penelitian ini dilakukan untuk tiga tujuan yaitu untuk (1) membandingkan signifikansi perbedaan kosakata anak usia 4-5 tahun antara sebelum dan sesudah menerapkan teknik membaca dialogis; (2) membandingkan signifikansi perbedaan rata-rata peningkatan kosakata anak usia 4-5 tahun antara kelompok yang menerapkan teknik membaca dialogis dan membaca sehari-hari; dan (3) mengukur signifikansi perbedaan efektivitas antara penerapan teknik membaca dialogis dengan teknik membaca sehari-hari untuk meningkatkan kosakata anak usia 4-5 tahun. Desain penelitian quasy experiment dengan tipe non-equivalent control group design digunakan dalam penelitian ini. Populasi penelitian ini adalah anak berusia 4-5 tahun yang menempuh pendidikan TK tahun ajaran 2020/2021 di Kecamatan Prambanan, Klaten, Jawa Tengah. Adapun sampel penelitian ini dipilih atas dasar kesediaan partisipan, 20 pasangan ditetapkan sebagai sampel penelitian. Partisipan dibagi menjadi dua kelompok secara acak yaitu10 anak pada kelompok eksperimen yang menerapkan teknik membaca dialogis dan 10 anak pada kelompok kontrol yang membaca dengan teknik yang sehari-hari digunakan. Data dikumpulkan dengan tes lisan nonformal yang terdiri dari 12 item kosakata target dalam 3 aspek yaitu menyebutkan kata, menunjuk benda dari kata, dan menggunakan kata dengan instrumen berupa lembar observasi. Hasil uji validitas menunjukkan seluruh item memiliki nilai Sig. (2-tailed) positif atau valid, sedangkan uji reliabilitas menunjukkan nilai Cronbach Alpha sebesar 0,985 atau reliabel. Analisis data penelitian ini menggunakan uji paired sample t-test dan uji independent sample t-test. Hasil analisis data penelitian ini adalah (1) terdapat perbedaan yang signifikan pada kosakata anak usia 4-5 tahun antara sebelum dan sesudah menerapkan teknik membaca dialogis. Kosakata anak mengalami peningkatan rata-rata dari 15,30 menjadi 32,00 dengan nilai Sig. (2-tailed) 0,000 atau < 0,05; (2) terdapat perbedaan yang signifikan pada rata-rata peningkatan kosakata anak antara kelompok yang menerapkan teknik membaca dialogis dengan kelompok membaca sehari-hari dengan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 atau < 0,05, dengan selisih antara nilai kosakata kelompok eksperimen dan kelompok kontrol adalah 6,8; dan (3) terdapat perbedaan efektivitas yang signifikan antara penerapan teknik membaca dialogis dengan teknik membaca sehari-hari untuk meningkatkan kosakata anak usia 4-5 tahun. Secara singkat, teknik membaca dialogis PEER-CROWD terbukti memberikan efek positif berupa peningkatan kosakata anak usia 4-5 tahun. Disarankan untuk menggunakan teknik ini sebagai alternatif cara saat kegiatan membaca bersama orang tua-anak. Y1 - 2022/// PB - Fakultas Ilmu Pendidikan ID - UNY89382 M1 - tesis A1 - AULIYA, ALFIANA FALAN SYARRI KW - teknik membaca dialogis KW - PEER-CROWD KW - kosakata anak TI - PENERAPAN TEKNIK MEMBACA DIALOGIS ?PEER-CROWD? PADA KEGIATAN MEMBACA BERSAMA UNTUK MENINGKATKAN KOSAKATA ANAK USIA 4-5 TAHUN DALAM SETTING KELUARGA UR - http://eprints.uny.ac.id/89382/ ER -