%L UNY88941 %D 2025 %X Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengeksplorasi penyelenggaraan p e m b e r d a y a a n masyarakat melalui pendidikan kewirausahaan sosial di BUM Desa; (2) mengungkap kompetensi wirausaha sosial BUM Desa; (3) mengeksplorasi daya dukung penyelenggaraan pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan kewirausahaan sosial di BUM Desa; (4) mengeksplorasi dampak pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan kewirausahaan sosial di BUM Desa; (5) menemukan model struktural pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan kewirausahaan sosial di BUM Desa Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian campuran sekuensial eksploratori (Sequantial Exploratory Mix-method). Metode kualitatif bertujuan untuk mengeksplorasi variabel- variabel yang mempengaruhi pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan kewirausahaan pada BUM Desa. Subyek penelitian meliputi pengelola dan pegawai BUM Desa di empat kabupaten di Daerah Istimewa Yogyakarta. Data penelitian dikumpulkan melalui wawancara, dokumentasi, dan observasi. Data dianalisis dengan teknik analisis model interaktif Miles dan Huberman. Keabsahan data dengan triangulasi teknik, sumber dan perpanjangan penelitian. Metode kuantitatif bertujuan untuk mengembangkan instrumen dan menemukan model struktural antar variabel penelitian. Data kuantitatif dikumpulkan dari 280 pengelola dan pegawai BUM Desa di Yogyakarta melalui kuisioner terstruktur dan dianalisis menggunakan teknik Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pemberdayaan masyarakat melalui Pendidikan kewirausahaan sosial dilaksanakan dalam bentuk: pelatihan, studi tiru, praktik pengelolaan usaha BUM Desa. Pelatihan ini mengacu pada tujuan, materi, metode, sumber belajar, evaluasi dan pendampingan; (2) Kompetensi yang dimiliki oleh wirausaha sosial BUM Desa meliputi 10 kompetensi: kemampuan identifikasi masalah; inovasi sosial; perencanaan bisnis sosial, pengelolaan keuangan, kepemimpinan, transparansi; manajemen kemitraan, komunikasi efekif, manajemen pemasaraan, dan tanggungjawab sosial. (3) Daya dukung dalam pendidikan kewirausahaan sosial meliputi: personal (motivasi, etos kerja, pengalaman, keterampilan), sosial (dukungan berbagai pihak baik pemerintah, perguruan tinggi, mitra) dan teknologi (teknologi tepat guna dan teknologi informasi); (4) Dampak pemberdayaan masyarakat meliputi: dampak ekonomi (peningkatan pendapatan, membuka lapangan kerja), sosial (partisipasi masyarakat dan rasa kebersamaan), budaya (pelestarian kearifan lokal) dan lingkungan (kesadaran lingkungan dan usaha ramah lingkungan); (5) Model struktural Pemberdayaan masyarakat dikembangkan dengan memperhatikan kompetensi wirausaha sosial, daya dukung personal, sosial, teknologi sehingga dapat berdampak bagi pemberdayaan masyarakat yang mengarah pada peningkatan ekonomi, sosial, budaya dan lingkungan. %T Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pendidikan Kewirausahaan Sosial Pada Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa). %A Fitta Ummaya Santi %A Edi Purwanta %K Pemberdayaan Masyarakat, Pendidikan Kewirausahaan Sosial, Wirausaha Sosial, Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) %I Sekolah Pascasarjana