%T HUBUNGAN KECERDASAN EMOSI DAN KECERDASAN SPIRITUAL
DENGAN PERILAKU PROSOSIAL
GURU BIMBINGAN DAN KONSELING
DI KABUPATEN PACITAN
%A PRASETYOAJI ARI
%I UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
%K kecerdasan emosi, kecerdasan spiritual, perilaku prososial, guru bimbingan dan konseling.
%L UNY7634
%X Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan
emosi dan kecerdasan spiritual dengan perilaku prososial pada guru bimbingan
dan konseling Sekolah Menengah Atas (SMA), Madrasah Aliyah (MA) dan
Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri di Kabupaten Pacitan.
Subyek penelitian ini adalah guru bimbingan dan konseling di Kabupaten
Pacitan. Penelitian ini merupakan penelitian populasi dikarenakan subjek adalah
seluruh guru bimbingan dan konseling di Kabupaten Pacitan. Metode
pengumpulan data menggunakan skala. Instrumen pengumpulan data
menggunakan Skala Perilaku Prososial, Skala Kecerdasan Emosional, dan Skala
Kecerdasan Spiritual. Analisis penelitian menggunakan teknik regresi berganda
dengan bantuan program SPSS For Window Seri 17.0.
Hasil penelitian menunjukkan ada korelasi positif dan signifikan antara
kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual dengan perilaku prososial pada
guru bimbingan dan konseling di Kabupaten Pacitan. Hal ini ditunjukkan dengan
koefisien korelasi antara kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual dengan
perilaku prososial didapatkan F hitung sebesar 25,338 dengan tingkat signifikansi
atau probabilitas sebesar p = 0,000 (p < 0,05). Sementara itu, hasil dari analisis
regresi menunjukkan bahwa hasil kecerdasan emosi memiliki hubungan yang
signifikan dengan perilaku prososial, hal ini ditunjukkan dengan nilai koefisien
korelasi antara variabel kecerdasan emosi dengan perilaku prososial (rx1y)
sebesar 0,578 dengan nilai signifikan p(0,000) < 0,05. Selain itu hasil dari analisi
regresi juga menunjukkan bahwa hasil kecerdasan spiritual memiliki hubungan
yang signifikan dengan perilaku prososial, hal ini ditunjukkan dengan nilai
koefisien korelasi antara variabel kecerdasan spiritual dengan perilaku prososial
(rx2y) sebesar 0,623 dengan nilai signifikan p(0,000) < 0,05. Sumbangan efektif
yang diberikan oleh kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual dengan
perilaku prososial adalah 44,6%. Ini berarti bahwa masih ada 55,4% dari faktorfaktor
lain yang mempengaruhi perilaku prososial.
%D 2012