%L UNY56723
%T SINTESIS BIODIESEL DARI BIJI NYAMPLUNG (Calophyllum inophyllum L.)
PADA VARIASI SUHU DAN RASIO METANOL/MINYAK PROSES
TRANSESTERIFIKASI
%X Sintesis biodiesel dengan biji nyamplung sebagai bahan baku telah dilakukan.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui 1) rendemen minyak hasil pres dan biodiesel
hasil proses transesterifikasi minyak biji nyamplung, 2) karakter biodiesel (densitas,
viskositas, bilangan asam, kadar air, kalor pembakaran serta analisis gugus fungsi
menggunakan spektroskopi IR, dan 3) kesesuaian biodiesel berdasarkan SNI 7182: 2015.
Langkah-langkah untuk mensintesis biodiesel adalah preparasi sampel, kemudian
proses pres dengan mesin pres hidrolik, setelah itu proses esterifikasi, dan langkah terakhir
untuk memperoleh biodiesel dari minyak biji nyamplung dengan proses transesterifikasi
menggunakan metanol dan KOH sebagai katalis. Proses transesterifikasi dilakukan pada
variasi suhu 45, 55 dan 65˚C, dan variasi rasio metanol: minyak = 8: 1 dan 10: 1 dengan
waktu pengadukan selama 120 menit.
Nilai massa jenis biodiesel B1, B2, B3, B4, B5 dan B6 berturut-turut adalah 896,5;
893,033; 891,633; 865,6; 859,333 dan 851,3 kg / m3. Massa jenis B4, B5 dan B6 sesuai
dengan SNI 7182: 2015 (850-890 kg/m3). Nilai viskositas biodiesel secara berturut-turut
adalah 12,12; 8,559; 6,907; 10,989; 7,635 dan 5,731 cSt. Hanya biodiesel B6 yang sesuai
dengan SNI 7182: 2015 (2,3-6,0 cSt). Nilai bilangan asam biodiesel berturut-turut adalah
0,2073; 0,135; 0,1153; 0,1249; 0,1269 dan 0,000187 mg KOH/g minyak. Nilai bilangan
asam dari semua biodiesel sesuai dengan SNI 7182: 2015 (maks. 0,5). Nilai kadar air
biodiesel berturut-turut adalah 0,0002528; 0,0002541; 0,00285; 0,0002495; 0,000187 dan
0,000775%. Nilai kadar air dari semua biodiesel sesuai dengan SNI 7182: 2015 (maks.
0,05). Kalor pembakaran biodiesel berturut-turut adalah 9060,086; 9186,951; 9155,06;
9272,5915; 9177,54 dan 9348,8935 kal/g. Semua nilai kalor pembakaran kurang dari nilai
standar (10.160-11.000 kal/g). Gugus fungsi dari biodiesel adalah C=O karbonil ester, CO ester, C-H alkana, C-H alifatik dan –CH3.
%A Rizky Fawziah
%D 2018
%I Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam UNY