%D 2018 %A Retno Damayanti %A Suparno Suparno %I Fakultas Matematika & IPA %T PENGARUH VOLUME TERHADAP DAYA SERAP SISTEM FAAS BERBAHAN ARANG TEMPURUNG KELAPA DALAM PENENTUAN AMBANG BATAS PROSES PENYARINGAN LIMBAH CAIR LAUNDRY %K Kandungan deterjen, tegangan permukaan, dan karbon aktif tempurung kelapa %X Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh volume limbah cair laundry terhadap partikel padat terlarut, tingkat keasaman, nilai tegangan permukaan, kandungan fosfat dan kandungan deterjen dalam proses penyaringan menggunakan sistem FAAS. Penelitian ini menggunakan sistem penjernih air FAAS (Filtrasi, Absorbsi, Adsorpsi dan Sedimentasi). Sistem ini menggunakan 4 kolom pipa dan air dialirkan melalui pipa paralon. Filtrasi dan absorsbsi terjadi pada semua pipa, adsorpsi terjadi pada karbon aktif dan sedimentasi terjadi saat air mengalir ke atas. Absorben yang digunakan dalam penelitian ini adalah karbon aktif tempurung kelapa, kerikil aktif kali Krasak, dan pasir aktif silika.Hasil proses sistem FAAS diukur menggunakan TDS meter untuk mengetahui partikel padat terlarut, pH meter untuk mengetahui tingkat keasamannya, tensiometer du Nouy untuk mengukur nilai tegangan permukaan dan spektroskopi UV-Vis untuk mengukur kandungan fosfat dan kandungan deterjen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan meningkatnya volume limbah cair laundry yang melalui sistem FAAS maka jumlah partikel padat terlarut mencapai 247 ppm. Sedangkan tingkat keasaman menjadi 7,0. Pada tegangan permukaan mencapai 45,77 mN/m. Untuk kandungan fosfat dan kandungan deterjen berkurang menjadi 1,174 mg/l dan 2,415 mg/l. Lima parameter pengukuran tersebut sudah berada di bawah ambang batas yang ditentukan. Volume penyaringan paling baik berada pada 40 liter. %L UNY55450