@phdthesis{UNY53752, year = {2017}, school = {Fakultas Teknik}, title = {PENINGKATAN AKTIVITAS SISWA KELAS X DALAM PEMBELAJARAN BAHAN PELENGKAP BUSANA MELALUI PENERAPAN METODE TAI DI SMK MUHAMMADIYAH 1 BOROBUDUR}, author = {Tiara Sari Nia}, month = {November}, keywords = {Aktivitas, Bahan Pelengkap Busana, Metode TAI}, abstract = {Penelitian ini bertujuan untuk: 1) menerapkan pembelajaran bahan pelengkap busana dengan metode Team assisted individualization (TAI) untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa kelas X di SMK Muhammadiyah 1 Borobudur, 2) meningkatkan aktivitas siswa dalam pembelajaran pemilihan bahan pelengkap busana di SMK Muhammadiyah 1 Borobudur melalui metode tipe Team Assisted Individualization (TAI). Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) menggunakan metode spiral kemmis dan Mc Taggart dengan siklus yang meliputi tahap perencanaan tindakan, pengamatan dan refleksi. Penelitian dilaksanakan di SMK Muhammadiyah 1 Borobudur dengan subjek penelitian kelas X busana yang berjumlah 34 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan lembar observasi, tes, angket pendapat siswa dan dokumentasi. Validitas instrumen dibuktikan melalui validitas isi berdasarkan judgement expert , reliabilitas menggunakan procentage of agreement . Hasil penelitian yaitu: 1) perencanaan yang dilakukan oleh peneliti berkolaborasi dengan guru. Tahap tindakan guru melakukan pembelajaran bahan pelengkap busana menggunakan metode T eam A ssisted I ndividualization (TAI) , 2) pengamatan dilakukan terhadap proses pembelajaran danaktivitas belajar siswa melalui metode TAI dengan dibuktikan pada pra siklus, yaitu 13 siswa (38,24\%) kategori sangat rendah, 17 siswa (50\%) kategori rendah dan 4 siswa (11,76\%) kategori tinggi, meningkat pada siklus I, yaitu 10 siswa (29,41\%) kategori rendah, 17 siswa (50\%) kategori tinggi dan 7 siswa (20,59\%) kategori sangat tinggi dan meningkat kembali pada siklus II sebanyak 7 siswa (14,71\%) kategori tinggi dan 29 siswa (85,29\%) kategori sangat tinggi. Kompetensi belajar siswa juga meningkat, dibuktikan pada pra siklus, 18 siswa (52,94\%) belum tuntas dan 16 siswa (47,06\%) tuntas, meningkat pada siklus I, yaitu 5 siswa (14,71\%) belum tuntas dan 29 siswa (85,29\%) tuntas, dan meningkat kembali pada siklus II, yaitu 34 siswa (100\%) tuntas memenuhi KKM. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahawa penerapan metode tipe Team Assisted Indiviualization ( TAI ) dapat meningkatkan aktivitas siswa dalam pembelajaran bahan pelengkap busana.}, url = {http://eprints.uny.ac.id/53752/} }