%A Priyo Purnomo %I UNY %X Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar kapasitas kuat geser pasangan bata merah, mengetahui ketebalan lapis mortar efektif pada pasangan bata merah dan untuk mengetahui pola kerusakan yang terjadi akibat tegangan geser pasangan bata merah. Pasangan bata merah merupakan pasangan yang tersusun dari bata merah menggunakan pengikat mortar 1PC:3Ps:3Pm. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen laboratorium. Jumlah benda uji sebanyak 9 buah, dengan 3 varian ketebalan mortar. Masing-masing varian berjumlah 3 buah pasangan bata merah. Ketebalan lapis mortar berturut-turut sebesar 1cm; 1,5cm; dan 2cm dengan faktor air semen sebesar 1,3. Pengujian yang dilakukan adalah pengujian kuat geser pasangan bata merah. Analisis data menggunakan deskriftif kuantitatif dengan membandingkan kerja reratanya. Dari hasil pengujian didapatkan kuat tekan mortar silinder rerata mortar 1PC:3Ps:3Pm sebesar 10,37 MPa. Kuat tekan rerata bata merah sebesar 9,13 MPa. Pada pengujian kuat geser rerata pasangan bata merah dengan variasi ketebalan mortar 1cm; 1,5cm; dan 2cm berturut-turut sebesar 0,20 MPa, 0,37 MPa dan 0,24 MPa. Hasil analisis didapatkan ketebalan efektif pasangan bata merah dengan mortar 1PC:3Ps:3Pm pada ketebalan 1,5cm dengan kuat geser maksimum sebesar 0,37 MPa. Sedangkan untuk pola kerusakan akibat setting pengujian kuat geser pada pasangan bata merah yaitu gagal interface dan gagal kombinasi. %T EFEK VARIASI KETEBALAN MORTAR PUMICE BRECCIA TERHADAP KUAT GESER PASANGAN BATA MERAH (Studi eksperimen kinerja mortar dengan menggunakan perbandingan campuran1PC:3PS:3Pm) %D 2016 %L UNY44622 %K Pasangan Bata Merah, Kuat geser, Pola Kerusakan